
Persebaya Surabaya masuk 10 tim termahal di putaran kedua Super League 2025/2026. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali mencuri perhatian, kali ini bukan karena belanja besar, melainkan statusnya sebagai tim dengan nilai pasar terendah di jajaran elite. Fakta itu muncul dalam daftar 10 tim termahal di putaran kedua Super League, di mana Green Force justru berada di posisi paling buncit.
Menariknya, label paling murah ini hadir di tengah situasi kompetisi yang makin panas menjelang penutupan bursa transfer tengah musim. Jendela transfer Super League 2025/2026 tinggal hitungan hari sebelum benar-benar ditutup.
Mengacu Regulasi Super League 2025/2026, bursa transfer tengah musim kompetisi kasta tertinggi Indonesia ini akan ditutup pada 6 Februari 2026 malam, tepatnya pukul 23.59 WIB.
Artinya, klub hanya punya waktu tiga setengah hari untuk merampungkan seluruh proses administrasi transfer.
Jika sampai batas waktu nama pemain belum masuk FIFA Transfer Matching System (TMS), statusnya tidak akan sah. Tekanan waktu inilah yang membuat mayoritas klub bergerak cepat menyelesaikan negosiasi pemain.
Bursa transfer awal tahun ini sendiri dibuka sejak 10 Januari 2026. Sejak saat itu, banyak klub melakukan perombakan demi memperkuat kedalaman skuad di putaran kedua.
Persija Jakarta termasuk yang paling aktif keluar-masuk pemain. Klub berjuluk Macan Kemayoran melepas dan meminjam beberapa nama, sambil mendatangkan amunisi anyar.
Salah satu rekrutan Persija adalah Mauro Zijlstra. Pemain Timnas Indonesia itu didatangkan dari Vollendam FC dan langsung dikontrak 2,5 tahun hingga akhir musim 2027/2028.
Persib Bandung juga tak mau kalah agresif di bursa transfer. Pemuncak klasemen sementara Super League itu sukses memboyong mantan pemain Paris Saint-Germain, Layvin Kurzawa.
Menjelang penutupan bursa, Persib kembali dikaitkan dengan dua nama striker. Ragnar Oratmangoen dan Mariano Peralta disebut-sebut masuk radar Maung Bandung.
Transfer Mariano Peralta dari Borneo FC bahkan digadang-gadang bakal menjadi rekor tertinggi sepak bola Indonesia. Meski begitu, kedua klub masih memilih bungkam dan belum memberi pernyataan resmi.
Tak hanya tim papan atas, klub-klub yang berjuang menjauh dari degradasi juga bergerak aktif. Semen Padang, Persijap Jepara, dan PSBS Biak memanfaatkan sisa waktu untuk memperkuat tim.
Situasi ini membuat dinamika pasar pemain Super League semakin menarik. Nilai pasar skuad pun menjadi cerminan kekuatan finansial dan strategi masing-masing klub.
Berdasarkan data Transfermarkt yang diolah JawaPos.com hingga Kamis, 5 Februari 2026, Persib Bandung memimpin daftar tim dengan nilai pasar tertinggi.
Dari 32 pemain, Maung Bandung mencatat total nilai pasar Rp 138,36 miliar dengan rata-rata Rp 4,32 miliar per pemain.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022