
Kiper Persib Bandung Teja Paku Alam. (Istimewa)
JawaPos.com–Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tampaknya perlu mempertimbangkan kiper Persib Bandung Teja Paku Alam untuk masuk ke dalam skuad Timnas Indonesia, karena capaian luar biasanya musim ini.
Bagaimana tidak, sebagai kiper utama Persib Bandung, dia baru saja mencatatkan rekor baru. Mengutip dari ILeague, Teja Paku Alam menjadi penjaga gawang dengan jumlah clean sheet terbanyak di Super League sejauh ini dengan mencetak 11 clean sheet!
Dia bahkan mengungguli dua kiper Timnas Indonesia saat ini, yaitu Nadeo Argawinata yang membela Borneo FC (delapan clean sheet) dan penjaga gawang Persebaya Ernando Ari (enam clean sheet). Teja juga sukses mengungguli kiper Belanda yang membela Bali United yaitu Mike Hauptmeijer. Sama seperti Nadeo, Mike juga mencatatkan delapan clean sheet sejauh ini.
Nilai rata-rata kebobolan Teja adalah 0,5 gol per pertandingan. Hal ini tentu menjadi pencapaian luar biasa Teja karena pada musim lalu hanya kiper cadangan dari Kevin Ray Mendoza. Sedangkan musim ini, dia bersaing dengan cadangannya yaitu Adam Przybek.
Dia juga turut berperan menjadikan Persib Bandung sebagai tim yang paling sedikit kebobolan hingga pekan ke-19 musim ini, yaitu 11 gol. Meski begitu, Teja menilai pencapaiannya itu juga tidak lepas dari peran para pemain belakang Maung Bandung.
Berkat rasa saling percaya dan kerja sama tim yang solid antara Teja dengan para pemain di lini pertahanan yaitu Patricio Matricardi, Julio Cesar, Federico Barba, Kakang Rudianto, dan Eliano Reijnders, Persib menjadi tim dengan pertahanan paling tangguh.
”Alhamdulillah senang, ini berkat pemain lain juga yang turut berkontribusi. Jadi tentunya bukan peran saya sendiri,” kata Teja seperti dikutip dari ILeague.
Meski demikian, kiper kelahiran 14 Maret 1994 ini tidak ingin cepat puas, karena timnya musim ini belum meraih apapun meski sementara ini memimpin klasemen. Karena jika mudah puas, tim-tim pesaing di bawah Persib bisa sewaktu-waktu mengambil alih puncak klasemen.
”Pastinya kita akan selalu berbenah, mudah-mudahan kita juga bisa melakukan clean sheet lagi ke depannya. Saya berharap semoga kita bisa semakin kompak juga,” harap Teja.
Sementara itu, pelatih Persib, Bojan Hodak punya alasan tersendiri mengapa dia lebih memilih Teja sebagai kiper utama. Baginya, pemain berusia 31 tahun itu punya statistik yang memang memuaskan.
”Ini mungkin fase terbaik Teja dalam karirnya. Persaingan penjaga gawang di sebuah tim memang seperti itu. Saat Teja meraih dua kali man of the match, tentu saya tidak bisa menggantinya, dan Adam (kiper kedua Persib) memahami itu,” terang Hodak.
Teja Paku Alam memulai karir sepak bola di PPLP Sumatera Barat dan sempat masuk dalam SAD Indonesia yang menimba ilmu sepak bola ke Uruguay. Dia merupakan jebolan Sriwijaya FC yang sayangnya kini sedang terpuruk di Liga Championship. Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu merupakan klub profesional pertama Teja.
Setelah bermain di Sriwijaya FC sejak 2012-2018, dia hengkang ke klub kota asalnya yaitu Semen Padang FC (2018-2019). Sayangnya, pada musim itu, Tim Kabau Sirah terdegradasi.
Beruntung, Persib Bandung kemudian mengontraknya sehingga ia bisa tetap berlaga di Liga 1. Dia kemudian menjalani debut di Persib saat menghadapi Persela Lamongan 1 Maret 2020 ketika era kepelatihan Robert Alberts.
Total dia sudah mencatatkan 88 pertandingan di kancah domestik, dan tujuh laga di kancah kompetisi antar klub Asia. Jika dia tetap bermain dalam lima laga ke depan, akan mencatatkan penampilan ke-100 bersama Maung Bandung.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
