
Ilustrasi Wasit. Keberadaan hakim di lapangan ini kerap menjadi sorotan di tengah jaminan kesehatan yang kini mulai dicover BJPS. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
JawaPos.com–Laga babak 8 besar Liga 4 Jawa Tengah antara Persibas Banyumas melawan Persak Kebumen menyisakan cerita panas di luar lapangan.
Pertandingan leg pertama di Stadion Satria Purwokerto, Minggu (1/2), berakhir dengan kekalahan tuan rumah 0-1. Usai laga, wasit yang memimpin pertandingan menjadi sasaran kemarahan pendukung Persibas yang kecewa dengan hasil akhir.
Persibas sebenarnya tampil agresif sejak awal laga dengan dukungan penuh ribuan suporternya. Namun, solidnya lini belakang Persak Kebumen membuat sejumlah peluang tuan rumah gagal berbuah gol.
Sebaliknya, tim tamu justru mampu memaksimalkan satu momen penting yang menjadi penentu hasil pertandingan. Gol semata wayang Persak Kebumen tercipta pada menit ke-15. Berawal dari situasi sepak pojok, Erwin Ferdiansyah berhasil menyundul bola dengan sempurna dan tak mampu dibendung kiper Persibas.
Kekalahan di kandang sendiri jelas membuat pendukung Persibas Banyumas kecewa. Seusai pertandingan, sebagian suporter meluapkan emosinya kepada wasit yang memimpin laga.
Beberapa di antaranya turun ke lorong menuju ruang ganti pemain dan berusaha mendekati bahkan memukul wasit. Situasi sempat memanas, namun beruntung pihak keamanan dan panitia pelaksana bertindak cepat mengamankan perangkat pertandingan dan membawa wasit masuk kembali ke dalam area stadion.
Insiden tersebut membuat suasana Stadion Satria sempat tegang, meski akhirnya dapat dikendalikan tanpa menimbulkan korban serius. Panitia pelaksana dan aparat keamanan langsung memperketat penjagaan hingga kondisi benar-benar kondusif.
Bagi Persibas Banyumas, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar jelang leg kedua. Tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman itu wajib bangkit dan tampil lebih efektif pada laga penentuan. Pada leg kedua yang akan dimainkan Rabu (3/2) di Stadion Jenderal Sarwo Edhie Wibowo, Purworejo, Persibas dituntut menang dengan selisih minimal dua gol.
Misi tersebut tidak mudah, namun peluang masih terbuka. Jika mampu membalikkan keadaan, Persibas berhak melangkah ke babak semifinal dan menjaga asa untuk melaju ke fase nasional Liga 4. Fokus, disiplin, dan mental bertanding akan menjadi kunci, terutama setelah hasil pahit yang didapat di kandang sendiri.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
