
Aksi Bruno Moreira bersama Persebaya Surabaya (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, harus memutar otak saat melawan Bali United FC karena kehilangan dua pilar andalan. Selain Bruno Moreira, Green Force dipastikan akan bertanding tanpa gelandang Milos Raickovic.
Persebaya harus langsung mengalihkan fokus usai ditahan Dewa United Banten FC (1-1). Green Force mulai menatap laga pekan ke-21 Super League 2025/2026 kontra tuan rumah Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada Sabtu (7/2) malam
Bagi Persebaya, pertandingan ini tak akan mudah. Apalagi, Green Force telah dipastikan pincang saat meladeni Serdadu Tridatu di Pulau Dewata. Sebab, ada dua pemain yang sudah fix absen alias tak bisa memperkuat Persebaya.
Mereka adalah kapten Bruno Moreira dan gelandang Milos Raickovic. Keduanya tak bisa tampil karena mendapatkan kartu kuning saat lawan Dewa United Banten FC, yang membuat mereka menerima sanksi larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning.
Diketahui Milos Raickovic sudah mengoleksi empat kartu kuning. Sesuai regulasi Super League 2025/2026, pemain yang mengantongi empat kartu kuning, maka harus absen pada laga berikutnya.
Sementara Bruno Moreira lebih banyak lagi koleksi kartu kuningnya. Dia sudah dapat tujuh kartu peringatan, yang membuatnya harus absen lagi karena akumulasi.
Sebab, regulasi yang sama menyebutkan bahwa pemain yang mendapatkan tiga kartu kuning kembali setelah empat kartu kuning awal harus melewatkan pertandingan berikutnya.
Bernardo Tavares sebagai pelatih Persebaya menyadari situasi itu. Tapi, dia menegaskan akan berusaha mempersiapkan tim sebaik mungkin dengan ketersediaan pemain yang ada.
"Saat ini, tujuan kita adalah mencoba memulihkan pemain kita, memeriksa siapa yang bisa bermain dan siapa yang tidak bisa bermain," kata Tavares usai lawan Dewa United.
"Sayangnya, ada pemain kita yang tidak bisa bermain. Tapi, mari kita persiapkan rencana yang bagus untuk mencoba memainkan pertandingan yang bagus di sana. Kita tahu itu akan sulit," tambahnya.
Diakui Tavares, kondisi ini tak menyenangkan untuk dirinya. Sebagai pelatih, dia tentu ingin Persebaya bisa memainkan seluruh pemainnya untuk lawan Bali United FC.
Tapi, Tavares juga enggan terlalu memusingkannya. Sebab ada pemain absen merupakan hal lumrah dalam sebuah kompetisi.
"Tentu saja, kami ingin semua pemain tersedia, termasuk pemain yang sayangnya mendapat kartu kuning dan tidak bisa bermain di pertandingan berikutnya. Tapi, itulah mengapa kami tidak hanya memiliki 11 pemain. Kami memiliki lebih banyak pemain," ungkap Tavares.
"Jadi terkadang satu atau dua atau tiga pemain tidak bisa bermain. Tetapi, pemain lain bisa mendapat kesempatan untuk menunjukkan bahwa dia telah berkembang dan meningkat. Dan, dia hanya menunggu kesempatan itu," jelasnya menambahkan.
Sementara itu, Bruno Moreira selaku kapten tim sudah sadar diri tak bisa bermain lawan Bali United FC. Dia pun hanya menitipkan dan mendoakan Persebaya Surabaya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
