
Francisco Rivera jadi otak serangan Persebaya Surabaya era Bernardo Tavares. (Persebaya)
JawaPos.com — Gak duwe kesel (tidak kenal lelah, red) benar-benar tercermin dari performa Francisco Rivera saat Persebaya Surabaya menggunduli PSIM Yogyakarta dengan skor 0-3 pada pekan ke-18 Super League 2025/2026.
Playmaker asal Meksiko itu mencatatkan daya jelajah mengerikan hingga 11,2 kilometer dan menjadi pusat denyut permainan Green Force sepanjang laga.
Rivera tampil tanpa henti selama 90 menit dan menguasai banyak ruang di sisi kanan lapangan. Ia aktif membantu fase menyerang sekaligus turun menjaga keseimbangan ketika Persebaya Surabaya kehilangan bola.
Mobilitas tinggi membuat Rivera mampu meng-cover area luas, dari lini tengah hingga sepertiga akhir pertahanan lawan.
Perannya bukan hanya sebagai pengatur tempo, tetapi juga pemantik agresivitas permainan Persebaya Surabaya.
Catatan statistik Rivera mempertegas kontribusinya di laga tersebut. Ia membukukan expected goals sebesar 0.61 dan melepaskan dua tembakan yang seluruhnya mengarah ke gawang dengan akurasi sempurna.
Rivera juga mencatatkan satu keypass dan satu umpan terobosan yang membuka peluang berbahaya. Dari 25 umpan yang dilepaskan, 16 di antaranya sukses dengan akurasi 64 persen.
Dalam duel fisik, Rivera dua kali dilanggar karena pergerakannya sulit dihentikan. Ia turut menyumbang satu tekel, satu intersep, dan satu pemulihan bola untuk menjaga stabilitas tim.
Performa penuh energi tersebut membuat Bonek memberikan banyak pujian. Rivera dinilai sebagai pemain yang membuat permainan Persebaya Surabaya tetap hidup sepanjang laga.
“Kesayangan e arek arek ????????,” ujar salah satu Bonek. “Wow????????,” timpal Bonek lainnya menanggapi performa sang playmaker.
Komentar lain menyebut Rivera sebagai pusat kreativitas tim. “Nyawa permainan,” dan “Otak utama Attacking PSBY ????,” menjadi ungkapan yang ramai disuarakan.
Bahkan ada yang menilai Rivera sebagai jantung serangan dengan peran serbabisa. “Jantung serangan all role false 9 ????,” tulis salah satu Bonek dengan penuh kebanggaan.
Di balik performa individu Rivera, Persebaya Surabaya secara kolektif menunjukkan peningkatan signifikan.
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tren positif Green Force menjadi empat kemenangan beruntun.
Bermain di kandang PSIM Yogyakarta, Persebaya Surabaya sempat mendapat tekanan di awal laga. Tuan rumah tampil agresif dan mencoba memanfaatkan celah pertahanan Green Force pada 15 menit pertama babak pertama.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
