Tangkapan layar pertandingan antara PS Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung di Liga 4 Jatim, di Stadion Bangkalan, Madura, Senin (5/1). (Naufal Ammar Imaduddin/Antara)
JawaPos.com - Kacau. Itulah kata yang tepat menggambarkan babak 16 besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur. Mulai dari kepemimpinan wasit yang tidak tegas, aksi brutal pemain, hingga kesiapan tuan rumah yang dinilai kurang.
Komite Disiplin (Komdis) PSSI Provinsi Jawa Timur pun bekerja keras selama babak 16 besar. Hingga Sabtu (24/1), total sudah ada 23 putusan atau sanksi yang dijatuhkan, baik kepada pemain maupun tim.
Manajer PSMP Mojokerto Putra, Okbah, menerangkan bahwa babak 16 besar sangat memprihatinkan. Sebagai peserta, menurut dia, semua “hal busuk” dalam sepak bola terlihat jelas di fase ini. “Ini penyelenggaraan babak 16 besar paling buruk sejauh ini di Jawa Timur,” ucapnya.
Ia mengungkapkan bahwa keberpihakan “perangkat pertandingan” kepada tim-tim “pesanan” terlihat jelas di fase penentuan wakil Jawa Timur ke Liga 4 Nasional tersebut. “Sangat memalukan. Ini mencoreng citra sepak bola Jawa Timur. Kecurangannya sangat struktural,” tegasnya.
Baca Juga: Deal! Dejan Tumbas ke Persis Solo, Yahya Alkatiri Boyong Banyak Pemain Persebaya Surabaya
Hal senada disampaikan perwakilan manajemen Persida, Yahdar Umar. Bahkan, ia menerangkan bahwa PSSI Provinsi Jawa Timur sebagai operator seakan menutup mata terhadap berbagai kecurangan yang terjadi.
“Saya sudah mengirimkan surat protes dan meminta agar ada investigasi terhadap pertandingan-pertandingan babak 16 besar,” cetusnya.
Ia menambahkan, kecurangan struktural jelas terlihat. Menurutnya, ada tim-tim tertentu yang dibela oleh perangkat pertandingan agar lolos ke fase berikutnya. “Protes saya sampai saat ini belum ada jawaban. Ini sudah keterlaluan,” paparnya. Persida sendiri gagal lolos ke babak delapan besar.
Sementara itu, Ketua Komdis PSSI Provinsi Jawa Timur, Samiaji Makin Rahmat, berharap banyak pelajaran yang bisa diambil dari pelaksanaan babak 16 besar. Salah satunya adalah mempersiapkan wasit serta panitia pelaksana pertandingan dengan lebih baik pada babak delapan besar.
“Dan delapan tim yang lolos juga harus ikut menegakkan aturan yang berlaku,” paparnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
