
Arief Catur tampil disiplin di lini belakang Persebaya Surabaya berkat patuhi taktik Bernardo Tavares. (Instagram @ariefcaturp)
JawaPos.com — Arief Catur beberkan magis taktik Bernardo Tavares setelah Persebaya Surabaya tampil perkasa dan sukses menggunduli PSIM Yogyakarta dengan skor telak 0-3. Kemenangan itu diraih Green Force saat bertandang ke Stadion Sultan Agung Bantul pada Minggu (25/1/2025) sore di pekan ke-18 Super League 2025/2026.
Persebaya Surabaya datang dengan misi jelas membawa pulang poin penuh demi menjaga posisi di papan atas klasemen. Hasilnya sangat meyakinkan, tiga gol tanpa balas bersarang di gawang PSIM Yogyakarta.
Gol-gol kemenangan Persebaya Surabaya dicetak oleh Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan Rachmat Irianto yang tampil efektif memanfaatkan celah pertahanan lawan.
Serangan Green Force terlihat lebih terstruktur dan disiplin sepanjang 90 menit pertandingan.
Kemenangan ini tak lepas dari penerapan taktik Bernardo Tavares yang dinilai pemain berjalan sangat efektif di lapangan. Arief Catur Pamungkas menjadi salah satu pemain yang merasakan langsung dampak dari strategi sang pelatih.
Arief Catur bersyukur Persebaya Surabaya mampu menjalankan rencana permainan dengan baik dan membawa pulang hasil maksimal.
Ia menilai seluruh pemain tampil fokus dan patuh pada instruksi yang sudah disiapkan sebelumnya.
"Alhamdulillah kita dapat mencuri tiga poin di sini dan dalam permainan alhamdulillah juga kita bisa menerapkan taktik yang diberikan coach," jelas Arief Catur.
Pernyataan itu menggambarkan betapa pentingnya peran strategi dalam kemenangan tersebut.
Meski menang besar, Arief Catur menegaskan tim tidak boleh terlena dengan hasil positif ini. Menurutnya, evaluasi tetap diperlukan agar Persebaya Surabaya bisa tampil lebih konsisten di laga-laga berikutnya.
"Kita harus memperbaiki kesalahan untuk ke depannya menjadi yang lebih baik dan selalu rendah hati," tandasnya. Sikap ini mencerminkan mentalitas profesional yang terus dijaga oleh skuad Green Force.
Pada laga tersebut, Arief Catur dipercaya mengisi posisi bek kanan dan tampil penuh selama 90 menit. Perannya krusial dalam menjaga keseimbangan antara bertahan dan membantu serangan dari sisi sayap.
Baca Juga: Bonek Minta Petugas MBG Libur! Biarkan Bernardo Tavares dan Trio MBG Memasak di Persebaya Surabaya
Secara statistik, performa Arief Catur tergolong solid dan efektif. Ia mencatat akurasi umpan sebesar 72 persen yang menunjukkan kontribusinya dalam membangun alur permainan.
Dalam bertahan, Arief Catur juga bekerja keras menahan gempuran PSIM Yogyakarta. Ia melakukan tiga tekel dengan satu di antaranya sukses menghentikan serangan lawan secara langsung.
