
Gali Freitas jadi donatur tetap gol Persebaya Surabaya di putaran pertama. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Cerita Gali Freitas sebagai supersub Persebaya Surabaya menjadi cerita menarik di balik solidnya performa Green Force pada putaran pertama Super League 2025/2026.
Nama Gali perlahan menjelma pembeda, hadir tanpa banyak sorotan awal, tetapi selalu meninggalkan dampak nyata di papan skor.
Perannya sebagai supersub bukan sekadar pelengkap, melainkan solusi taktis yang kerap menyelamatkan Persebaya Surabaya di situasi krusial.
Setiap kali dipercaya masuk dari bangku cadangan, Gali tampil dengan energi berbeda dan mentalitas siap mengubah jalannya laga.
Sepanjang putaran pertama, Gali Freitas mencatatkan 16 penampilan bersama Persebaya Surabaya dengan total menit bermain mencapai 883 menit.
Dari waktu bermain itu, ia sukses mencetak empat gol dan menyumbang tiga assist, menjadikannya salah satu mesin gol tim.
Catatan menarik muncul saat Gali dimainkan sebagai pemain pengganti.
Dari enam kali masuk dari bangku cadangan dengan total 121 menit bermain, ia mampu menyumbang satu gol dan satu assist yang semuanya berujung pada perubahan dinamika pertandingan.
Efektivitas Gali sebagai supersub memperlihatkan ketajaman insting dan kecerdasannya membaca permainan.
Ia tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi, karena langsung menyatu dengan tempo laga sejak sentuhan pertama.
Momentum terbaik Gali hadir di pekan ke-17 Super League 2025/2026 saat Persebaya Surabaya menutup putaran pertama. Turun sebagai starter, ia mencetak dua gol sekaligus mengantar kemenangan 2-1 atas Malut United.
Penampilan tersebut menegaskan kualitas Gali bukan hanya saat masuk sebagai pemain cadangan. Ketika dipercaya tampil sejak menit awal, ia tetap menunjukkan determinasi, disiplin taktik, dan naluri mencetak gol yang kuat.
Usai laga, Gali menyampaikan pesan emosional yang ditujukan untuk seluruh pendukung Persebaya Surabaya. Ia menilai kemenangan ini memiliki makna penting sebagai modal kepercayaan diri tim ke depan.
“Kemenangan ini kami persembahkan untuk kita semua agar menjadi motivasi di pertandingan berikutnya. Untuk laga-laga selanjutnya, teruslah mendukung kami. Siapa pun lawannya, kami akan selalu berjuang bersama,” tandasnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan karakter Gali sebagai pemain yang memahami arti kebersamaan. Baik sebagai starter maupun supersub, ia selalu menempatkan kepentingan tim di atas segalanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022