
Diego Mauricio dikabarkan diminati East Bengal dan berpotensi tinggalkan Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com–Diego Mauricio dikabarkan diminati East Bengal dan situasi ini membuka peluang tersingkirnya sang penyerang dari skuad Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya. Kabar tersebut langsung memantik perhatian publik karena status Diego sebagai pemain asing berpengalaman yang justru belum memberi dampak signifikan bagi Green Force.
Isu ini mencuat di tengah evaluasi Persebaya Surabaya terhadap komposisi pemain asing pada putaran kedua kompetisi. Informasi ketertarikan East Bengal terhadap Diego Mauricio diungkap akun Instagram seputar sepak bola @liga_dagelann pada Minggu (11/1).
Akun tersebut menyebut peluang perpisahan Diego Mauricio dengan Persebaya Surabaya semakin terbuka seiring minat serius dari klub Liga India East Bengal tersebut.
"Bursa Transfer. Diego Mauricio diminati East Bengal (klub Liga India). Dia kemungkinan bakal dilepas Persebaya," tulis akun tersebut.
Kutipan ini langsung memicu spekulasi lanjutan terkait masa depan Diego Mauricio di Surabaya. Diego direkrut Persebaya Surabaya pada 22 Agustus 2025 dengan ekspektasi tinggi. Rekam jejaknya di Liga India membuat publik berharap sang striker bisa menjadi solusi lini depan Green Force.
Namun kenyataan di lapangan berbicara lain karena kontribusinya belum sesuai harapan. Hingga pertengahan musim, Diego hanya tampil dalam 7 dari total 14 pertandingan Super League bersama Persebaya Surabaya.
Total menit bermainnya pun tergolong minim, hanya 255 menit sepanjang musim berjalan. Situasi ini memunculkan tanda tanya besar terkait tingkat kepercayaan Bernardo Tavares terhadap sang pemain.
Minimnya kesempatan bermain membuat posisi Diego Mauricio kian terjepit di tengah persaingan internal skuad. Kondisi ini semakin memperbesar peluangnya untuk dilepas pada bursa transfer paruh musim.
Situasi tersebut terasa kontras jika menilik performa Diego Mauricio sebelum bergabung dengan Persebaya Surabaya. Saat masih berseragam Odisha FC, dia tampil konsisten dan menjadi salah satu penyerang paling produktif di Liga India.
Selama empat musim bersama Odisha FC, Diego mencatatkan 110 pertandingan dengan torehan 57 gol dan 19 assist. Dia menghabiskan total 7.781 menit bermain dan nyaris tak pernah absen dalam kompetisi domestik.
Performa stabil itu membuatnya menjadi figur sentral di lini serang Odisha FC. Ketajamannya turut mengantarkan klub tersebut menjuarai Indian Super Cup musim 2022/2023.
Pada musim berikutnya, Diego kembali membawa Odisha FC melaju hingga final Indian Super Cup. Meski akhirnya hanya menjadi runner up setelah kalah dari East Bengal, kontribusinya tetap mendapat apresiasi tinggi.
Fakta ini membuat ketertarikan East Bengal terhadap Diego Mauricio terasa masuk akal. Klub tersebut tentu tak asing dengan kualitas Diego yang sebelumnya kerap menjadi ancaman di Liga India.
Kembali ke India bisa menjadi opsi realistis bagi Diego Mauricio untuk menghidupkan kembali performanya. Lingkungan kompetisi yang sudah dikenalnya diyakini mampu mengembalikan ketajaman sang striker.
Dari sisi Persebaya Surabaya, melepas Diego Mauricio juga berpotensi menjadi langkah strategis. Slot pemain asing yang kosong bisa dimanfaatkan untuk mendatangkan sosok baru yang lebih sesuai kebutuhan tim.
