Jefferson Silva jadi salah satu pemain versatile yang dimiliki oleh Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com–Menunggu magis Jefferson Silva menjadi cerita menarik dalam perjalanan Persebaya Surabaya menatap musim baru Super League 2025/2026. Pemain asal Brasil itu disebut-sebut mampu memberi warna berbeda karena fleksibilitasnya bermain di empat posisi, sesuatu yang membuat Bernardo Tavares optimistis.
Persebaya Surabaya terus mematangkan persiapan dengan merapikan komposisi tim agar lebih siap bersaing. Persebaya resmi mengumumkan kedatangan Gustavo Fernandes ke dalam skuad. Kehadirannya melengkapi dua pemain Brasil yang lebih dulu bergabung, Bruno Paraiba, dan Jefferson Silva.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Persebaya Surabaya membangun tim yang solid dan seimbang di semua lini. Bernardo Tavares ingin skuadnya memiliki kedalaman sekaligus variasi solusi di lapangan.
Salah satu fokus pembenahan Persebaya Surabaya musim ini terletak pada situasi bola mati. Tavares menilai aspek tersebut perlu diperkuat agar tim lebih kompetitif dalam laga-laga ketat.
Di tengah upaya tersebut, nama Jefferson Silva mencuri perhatian karena perannya yang sangat fleksibel. Pemain berusia 29 tahun itu dikenal sebagai sosok serba bisa yang dapat mengisi banyak posisi sekaligus.
Jefferson bukan sekadar bek kiri murni. Dia juga mampu dimainkan sebagai bek tengah kiri, pemain sayap, hingga bek sayap sesuai kebutuhan tim.
Kemampuan ini membuka banyak opsi bagi Bernardo Tavares dalam meramu strategi. Rotasi pemain menjadi lebih dinamis tanpa harus mengorbankan keseimbangan tim.
Kehadiran Jefferson juga berpotensi menggeser peran sejumlah pemain lain. Salah satunya Dejan Tumbas yang bisa mendapat tugas berbeda tergantung kebutuhan taktik.
“Jefferson bisa bermain di beberapa posisi. Jadi, semuanya masih terbuka,” kata Tavares.
Pernyataan ini menegaskan kepercayaan besar pelatih terhadap fleksibilitas sang pemain. Bagi Persebaya Surabaya, tipe pemain seperti Jefferson sangat berharga dalam kompetisi panjang. Jadwal padat dan potensi cedera membuat fleksibilitas menjadi kunci menjaga performa tim.
Jefferson Junio Antonio da Silva lahir di Jaraguá, Brasil, pada 3 Januari 1997. Dengan tinggi 1,76 meter dan kaki dominan kiri. Dia memiliki profil ideal sebagai bek modern.
Pengalamannya di level profesional juga tidak bisa dianggap remeh. Total 267 pertandingan telah ia jalani sepanjang kariernya di berbagai kompetisi.
Dari jumlah tersebut, Jefferson mencatatkan lima gol dan delapan assist. Statistik itu menunjukkan kontribusinya tidak hanya bertahan, tetapi juga membantu serangan.
Catatan disiplin Jefferson terbilang cukup terjaga. Dia mengoleksi 45 kartu kuning dan hanya satu kartu merah dari total 19.462 menit bermain.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
