
Mauricio Souza menilai ada dua catatan krusial setelah Persija kalah dari Persib. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyoroti sejumlah hal dari kekalahan yang ditelan lawan Persib Bandung. Ia menilai ada dua faktor penyebab kandasnya Macan Kemayoran di Bandung.
Persija tak kuasa menahan ketangguhan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Macan Kemayoran kalah dengan skor tipis 0-1 gegara gol semata wayang Beckham Putra Nugraha (5') pada Minggu (11/1).
Kekalahan itu memberikan kekecewaan mendalam untuk Persija. Pelatih Mauricio Souza menilai kualitas permainan dari pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia tersebut sangat buruk.
"Menurut saya hari ini pertandingan adalah sebuah game yang sangat tidak bagus, baik teknik maupun taktik," kata Souza dalam jumpa pers pascalaga.
"Siapa yang suka sepak bola dan datang ke sini untuk melihat main bola, hampir tidak melihat sepak bola," tambahnya.
Menurut Souza, Persija sebenarnya tidak tampil buruk. Sementara Persib, di matanya lebih banyak bermain menunggu dan mengandalkan skema serangan balik sambil memanfaatkan kesalahan lawan.
Skema Persib itu membuahkan hasil. Persija benar-benar jadi korban dan melakukan kecerobohan yang jadi pembeda dalam laga kemarin.
Ada dua kesalahan yang dilakukan Persija. Keduanya dilakukan oleh satu pemain, yakni Bruno Tubarao. Pertama adalah Tubarao gagal mengantisipasi bola umpan Berguinho, yang menyebabkan Beckham Putra mencetak gol. Sementara kesalahan berikutnya adalah dia terkena kartu merah karena menginjak Beckham pada babak kedua.
Souza menyesali kesalahan individu yang dilakukan pemainnya. Ia pun menilai kartu merah yang didapat Bruno Tubarao itu sesuatu yang pantas.
"Tapi, kami tahu Persib Bandung tim yang bertahan dengan baik. Tapi mereka main bola itu mengandalkan counter attack (serangan balik). Dan, kami kalah pertandingan ini dengan dua kesalahan individu. Itu komentar saya dari pertandingan," kata Souza.
"Sangat buruk. Dan, kartu merah itu tepat. Seperti yang saya katakan, sikap Tubarao kekanak-kanakan. Dan, dia pantas dikeluarkan," jelas dia menambahkan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
