
Gali Freitas jadi andalan baru Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya lawan Malut United. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Malut United dalam lanjutan pekan ke-17 Super League 2025/2026. Sosok Gali Freitas menjadi bintang utama setelah sukses menjalankan peran baru sebagai penyerang palsu atau false nine dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/1/2026).
Gali Freitas sukses jadi penyerang palsu Persebaya Surabaya! Bernardo Tavares puji setinggi langit performa anak asuhnya tersebut. Pemain asal Timor Leste ini tampil sangat klinis meski hanya mencatatkan sedikit sentuhan bola sepanjang pertandingan.
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memuji efektivitas performa Gali Freitas yang tampil impresif dalam memanfaatkan situasi transisi ofensif.
Kecepatan sang pemain menjadi kunci utama Persebaya dalam membongkar pertahanan rapat Malut United sejak menit awal.
"Kami harus bermain dengan karakteristik yang kami miliki. Gali sangat efektif dalam transisi ofensif," ujar Bernardo Tavares saat sesi konferensi pers usai pertandingan.
Dua gol yang dilesakkan Gali menjadi bukti nyata betapa berbahayanya pemain ini ketika diberi ruang tembak. Tavares merasa kontribusi Gali sangat krusial bagi kemenangan tipis 2-1 yang diraih tim berjuluk Green Force tersebut.
"Hari ini, ia mencetak dua gol dan itu sangat membantu tim," tambah pelatih berkebangsaan Portugal tersebut dengan nada bangga.
Strategi menempatkan Gali sebagai ujung tombak bayangan terbukti efektif merusak konsentrasi lini belakang lawan.
Kehadirannya memaksa bek lawan keluar dari posisinya untuk melakukan pengawalan ketat secara terus-menerus.
Ia menjelaskan, keberhasilan Gali mencetak dua gol dalam laga tersebut juga bukan sekadar keberuntungan.
Hasil ini merupakan buah dari penerapan taktik yang memaksimalkan kecepatan pemain asal Timor Leste itu di area pertahanan lawan.
Tavares dikenal sebagai pelatih yang sangat detail dalam mempersiapkan komposisi pemain inti sebelum laga dimulai. Ia selalu menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental setiap individu di lapangan hijau.
Pelatih berkebangsaan Portugal tersebut menambahkan pemilihan formasi tim selalu didasarkan pada pemain yang paling siap di sesi latihan.
Kecocokan karakter pemain terhadap strategi lawan menjadi pertimbangan utama dalam menyusun skema permainan tim.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
