
Bruno Tubarao (Instagram @brunotubarao20)
JawaPos.com - Antusiasme tinggi dirasakan oleh Bruno Tubarao menyambut duel Persib Bandung vs Persija Jakarta. Pemain berposisi bek kanan itu mengibaratkan laga tersebut seperti Derby Rio de Janeiro antara Vasco da Gama vs Flamengo, salah satu pertandingan terpanas di Brasil.
Persib vs Persija jadi pertandingan paling dinantikan dari rangkaian pekan ke-17 Super League 2025/2026. Laga itu akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Bandung, pada Minggu (11/1).
Duel Persib vs Persija dinantikan karena termasuk pertandingan sarat gengsi di Indonesia. Bahkan kerap disebut Derbi Indonesia atau El Clasico-nya Indonesia.
Bruno Tubarao sebagai pemain yang baru akan memainkan duel kontra Persib pertamanya, cukup antusias menatap laga ini. Dia sangat bersemangat membela Persija dalam laga sarat gengsi tersebut.
Bahkan, Bruno Tubarao menyebut rivalitas antara Persib vs Persija mengingatkan dirinya derby klasik di sepak bola Brasil yang mempertemukan dua tim besar dari Rio de Janeiro, Vasco da Gama vs Flamengo.
Duel Vasco da Gama vs Flamengo dikenal sebagai Classicos dos Milhoes atau derby jutaan. Kedua tim ini dikenal punya basis suporter terbanyak di Brasil, khususnya di ibu kota negara Rio de Janeiro.
Tubarao sendiri pernah merasakan pertandingan bertajuk derbi. Yakni pertarungan bergengsi di Kota Ceara antara Ceara SC vs Fortaleza, yang disebut sebagai Classico Rei. Tubarao pernah memperkuat Ceara pada 2025.
"Jadi saya pernah terlibat dalam pertandingan seperti ini (Persib vs Persija) di Brasil. Pertandingan Fortaleza lawan Ceara. Tapi saya tahu bagaimana besarnya derbi ini seperti Vasco lawan Flamengo di Brasil," kata Bruno Tubarao dalam sesi jumpa pers pralaga, Sabtu (10/1).
Karena itu, Bruno Tubarao paham betul atmosfer pertandingan bertajuk derbi.ia pun berharap dirinya dan segenap pemain Persija Jakarta sapat mengontrol emosi dengan baik.
Pemain berusia 30 tahun itu tidak mau ada pemain Persija yang terkena kartu merah. Sehingga Macan Kemayiran akan tetap bermain dengan 11 pemain hingga laga berakhir.
"Jadi pasti dalam setiap laga derbi itu tidak mudah, kami harus fokus total, tapi kami datang ke sana untuk bermain, kami juga harus mengontrol emosi dengan baik agar bisa menyelesaikan laga dengan 11 pemain," tutur Bruno.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
