
Bernardo Tavares pimpin latihan Persebaya Surabaya jelang hadapi Malut United. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Bernardo Tavares akhirnya disahkan PSSI dan dipastikan mendampingi Persebaya Surabaya langsung dari pinggir lapangan saat menghadapi Malut United. Momen ini menandai debut resmi pelatih asal Portugal tersebut bersama Green Force di hadapan publik Stadion Gelora Bung Tomo.
Persebaya Surabaya akan menjamu Malut United pada pekan ke-17 Super League 2025/2026.
Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (10/1/2026), dan langsung menyita perhatian Bonek sejak jauh hari.
Kepastian Tavares bisa memimpin dari bench menjadi kabar yang paling ditunggu. Manajemen Persebaya Surabaya mengumumkan langsung pengesahan tersebut sebagai sinyal era baru dimulai tepat di laga krusial.
“Rek! Cak Min mau kasih Info. Coach Tavares sudah disahkan PSSI, akan memimpin Persebaya di bench besok, Ayo Hijaukan GBT Rek,” tulis Persebaya Surabaya, Jumat (9/1/2025).
Unggahan itu langsung disambut antusias oleh suporter yang rindu sentuhan tangan dingin pelatih anyar.
Kehadiran Tavares di pinggir lapangan jelas memberi suntikan moral besar. Bukan hanya untuk pemain, tapi juga bagi Bonek yang berharap Persebaya Surabaya bangkit di paruh musim.
Meski begitu, Tavares tak menutup mata soal tantangan berat yang menanti. Malut United dinilainya sebagai salah satu tim paling solid dan berbahaya di kompetisi musim ini.
“Malut akan menjadi tim yang sulit karena jika kita menganalisisnya, kita melihat David Silva, pemain berpengalaman, Tyrone, Ciro, Yakob, Yance,” kata Tavares.
Ia menilai komposisi pemain Malut United diisi nama-nama yang sudah matang secara mental dan kualitas.
Menurut Tavares, ancaman Malut United tak hanya datang dari pemain asing. Kekuatan pemain lokal Laskar Kie Raha juga dianggap sangat kompetitif dan siap merepotkan lini Persebaya Surabaya.
“Mereka memiliki banyak pemain berpengalaman. Mereka juga memiliki pemain lokal yang bagus. Jadi, mereka dalam kondisi prima,” sambungnya. Penilaian itu membuat laga ini dipastikan berjalan ketat sejak menit awal.
Catatan pertemuan musim lalu juga tak berpihak pada Persebaya Surabaya. Fakta tersebut menjadi alarm serius bagi tim tuan rumah yang ingin memutus tren negatif.
“Tahun lalu Persebaya tidak pernah bisa mengalahkan tim ini. Jadi, ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” lanjut pelatih asal Portugal tersebut. Ia menegaskan tak ada ruang untuk meremehkan lawan.
Situasi Persebaya Surabaya sendiri belum sepenuhnya ideal. Sejumlah pemain dikabarkan masih berkutat dengan cedera jelang pertandingan penting ini.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
