
Bonek mendukung Persebaya di Gelora Bung Tomo. Persebaya Surabaya jadi tim kedua paling sering didenda Komdis PSSI di Super League 2025/2026.
JawaPos.com - Ada satu alasan kuat mengapa Bernardo Tavares memilih menukangi Persebaya Surabaya. Yakni, atmosfer laga home di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
"Itulah mengapa saya datang ke sini (Persebaya). Ketika saya bermain (di Stadion GBT) melawan Persebaya, stadion penuh, para pendukung memberi support kepada tim. Dan inilah yang ingin saya lihat," kata mantan pelatih PSM Makassar tersebut.
Artinya, Tavares ingin laga debutnya dipenuhi oleh Bonek. Jika sesuai rencana, pelatih 45 tahun itu akan melakoni debut pada Sabtu (10/1) nanti. Tepatnya ketika Persebaya menjamu Malut United di Stadion GBT.
"Kami butuh sebuah lingkungan laga home yang bagus. Ini sangatlah penting, apalagi stadion bisa sampai full. Jika suporter melakukan apa yang saya lihat sebelumnya, semua bisa semakin besar," katanya. Dia pun sudah mulai memikirkan persiapaan jelang laga kontra Malut United.
Tavares ingin mempertahankan brace kemenangan yang sudah diraih. "Saya akan coba mempertahankan hal-hal yang sudah dilakukan dengan baik, dan mencoba selangkah demi selangkah untuk melihat hal-hal yang dapat kami tingkatkan sebagai tim," pungkas pelatih asal Portugal itu.
Bernardo Tavares tak janjikan gelar juara. (Dok. Persebaya X)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022