
Dimas Wicaksono siap bela Persebaya Surabaya saat tandang ke markas Madura United. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com–Wonderkid Dimas Wicaksono starter saat Persebaya Surabaya menantang Madura United FC pada laga Derbi Suramadu pekan ke-16 Super League 2025/2026. Keputusan ini langsung menyita perhatian karena pemain 18 tahun tersebut dipercaya tampil sejak menit awal dalam starting line up resmi Persebaya Surabaya lawan Madura United.
Laga super league Persebaya lawan Madura United digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (3/1) malam. Laga itu menjadi momen penting bagi Dimas Wicaksono untuk membuktikan kualitasnya. Dia menggantikan peran Gali Freitas yang harus menepi karena masih menjalani proses pemulihan cedera.
Persebaya Surabaya datang ke laga lawan Maduran United ini dengan persiapan yang relatif singkat usai libur tahun baru. Meski demikian, tim pelatih memastikan kondisi seluruh pemain tetap berada dalam level optimal untuk menghadapi tekanan laga derbi di kompetisi super league.
Caretaker pelatih Persebaya Surabaya Uston Nawawi menegaskan, keterbatasan waktu bukan alasan untuk tampil setengah hati.
“Ya, persiapan seperti biasa karena ya kita tahu tahun baru juga dan saya kira Madura United juga sama. Tapi intinya kita di pertandingan semua sudah siap,” ujar Uston.
Situasi laga tanpa kehadiran suporter juga menjadi sorotan jelang pertandingan panas ini. Namun, Uston menilai absennya penonton di stadion tidak memengaruhi mental bertanding para pemain Green Force.
“Kita dengan adanya suporter atau tidak ada suporter tetap fight. Tidak ada kita tidak terpengaruh dengan itu," kata Uston Nawawi.
Dia menilai, kondisi ini bisa jadi berbeda jika laga dihadiri pendukung Persebaya Surabaya dalam jumlah besar.
"Kemungkinan malah kalau ada suporter, banyak suporter kita yang datang. Kan itu. Jadi intinya kita semua siap untuk memberikan yang terbaik di pertandingan melawan Madura United,” imbuh Uston.
Pernyataan tersebut menegaskan fokus penuh Persebaya Surabaya pada performa di atas lapangan. Derbi Suramadu kali ini diprediksi berjalan sengit karena kedua tim sedang berada dalam tren positif. Baik Persebaya Surabaya maupun Madura United sama-sama meraih kemenangan pada pertandingan terakhir mereka.
Meski begitu, Uston Nawawi meminta anak asuhnya melupakan hasil sebelumnya.
“Tapi kita sudah lupakan pertandingan yang kemarin, kita tatap pertandingan ke depan lawan Madura United,” lanjut legenda sepak bola Surabaya tersebut.
Saat ini Persebaya Surabaya menempati posisi ke-7 klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 22 poin. Sementara Madura United berada di peringkat ke-13 dengan perolehan 17 poin, membuat laga ini krusial bagi kedua tim.
Keputusan menurunkan Dimas Wicaksono sebagai starter menjadi salah satu poin menarik dalam starting line up resmi Persebaya Surabaya. Pemain kelahiran Surabaya itu dipercaya mengisi posisi sayap kanan sejak awal laga.
Dimas Wicaksono memiliki nama lengkap Dimas Wicaksono Putra Rahman dan lahir pada 16 Juli 2007. Di usia 18 tahun, dia sudah masuk dalam radar publik sebagai salah satu wonderkid potensial milik Persebaya Surabaya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
