Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Desember 2025 | 15.27 WIB

Persebaya Surabaya Tutup Tahun 2025 dengan Kemenangan Gemilang 4-0 atas Persijap Jepara

Penggawa Persebaya Rachmat Irianto menjadi salah satu pemain yang bersinar saat timnya mengalahkan Persijap Jepara 4-0. (IG Persebaya) - Image

Penggawa Persebaya Rachmat Irianto menjadi salah satu pemain yang bersinar saat timnya mengalahkan Persijap Jepara 4-0. (IG Persebaya)

JawaPos.com-Persebaya Surabaya menutup tahun dengan hasil positif. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo di hadapan Bonek dan Bonita kemarin (28/12), Green Force sukses melumat Persijap Jepara 4-0.

Pesta gol Persebaya diawali tendangan penalti Bruno Moreira pada menit ke-26. Sundulan Leo Lelis menit ke-38 membuat Persebaya unggul 2-0.

Kemenangan Persebaya diperbesar pada 10 menit terakhir babak kedua. Dua gol dicetak Francisco Rivera dan Mihailo Perovic.

Hasil ini melegakan caretaker Uston Nawawi. Meskipun hanya pelatih sementara, dia tetap dituntut memperbaiki performa Persebaya agar bisa naik dari papan tengah klasemen.

Bila dilihat dari statistik pertandingan yang dikutip dari akun Instagram resmi Liga Indonesia Baru, tim racikan Uston Nawawi memang unggul segalanya.

Dari aspek ball possession, Persebaya unggul 52 persen banding 48 persen milik Persijap. Hal ini menunjukkan bahwa Green Force mendominasi permainan dan nyaris tidak memberi ruang bagi tim tamu untuk menguasai bola.

Lalu dari aspek tendangan ke arah gawang, meski Persebaya kalah jumlah total tembakan, namun tim tuan rumah unggul jumlah shoot on goal. Yakni lima berbanding dua, menunjukkan bahwa mereka bermain efektif karena empat di antaranya berbuah gol.

Persebaya juga unggul akurasi passing, yaitu 83 persen berbanding 81 persen. Kemudian jumlah tackle dan juga clearance, menunjukkan bahwa Bruno Moreira CS tak hanya piawai menyerang, tapi juga tangguh dalam bertahan pada laga itu.

Pasca pertandingan, Uston membeberkan bahwa agresivitas tinggi yang ditunjukkan tim asuhnya. Dia menekankan meski sudah unggul, harus tetap menganggap laga masih 0-0.

“Di ruang ganti saya tekankan, meski unggul 2-0 harus dianggap 0-0, karena keunggulan itu belum aman,” ujar Uston seperti dikutip dari Antara.

Selain itu, ketangguhan Persebaya dalam bertahan juga karena kesuksesan mematikan pergerakan Gustavo Franca. Terutama Rachmat Irianto yang memang ditugaskan khusus oleh Uston.

“Yang terpenting adalah jangan memberi ruang kepada Gustavo Franca,” imbuh Uston.

Berkat kemenangan itu, Green Force bertengger di peringkat enam klasemen sementara Super League dengan mengumpulkan 22 poin. Hal ini menjadi modal positif bagi pelatih baru Bernardo Tavares yang akan menangani Persebaya mulai pertengahan Januari 2026. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore