
Penggawa Persebaya Rachmat Irianto menjadi salah satu pemain yang bersinar saat timnya mengalahkan Persijap Jepara 4-0. (IG Persebaya)
JawaPos.com-Persebaya Surabaya menutup tahun dengan hasil positif. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo di hadapan Bonek dan Bonita kemarin (28/12), Green Force sukses melumat Persijap Jepara 4-0.
Pesta gol Persebaya diawali tendangan penalti Bruno Moreira pada menit ke-26. Sundulan Leo Lelis menit ke-38 membuat Persebaya unggul 2-0.
Kemenangan Persebaya diperbesar pada 10 menit terakhir babak kedua. Dua gol dicetak Francisco Rivera dan Mihailo Perovic.
Hasil ini melegakan caretaker Uston Nawawi. Meskipun hanya pelatih sementara, dia tetap dituntut memperbaiki performa Persebaya agar bisa naik dari papan tengah klasemen.
Bila dilihat dari statistik pertandingan yang dikutip dari akun Instagram resmi Liga Indonesia Baru, tim racikan Uston Nawawi memang unggul segalanya.
Dari aspek ball possession, Persebaya unggul 52 persen banding 48 persen milik Persijap. Hal ini menunjukkan bahwa Green Force mendominasi permainan dan nyaris tidak memberi ruang bagi tim tamu untuk menguasai bola.
Lalu dari aspek tendangan ke arah gawang, meski Persebaya kalah jumlah total tembakan, namun tim tuan rumah unggul jumlah shoot on goal. Yakni lima berbanding dua, menunjukkan bahwa mereka bermain efektif karena empat di antaranya berbuah gol.
Persebaya juga unggul akurasi passing, yaitu 83 persen berbanding 81 persen. Kemudian jumlah tackle dan juga clearance, menunjukkan bahwa Bruno Moreira CS tak hanya piawai menyerang, tapi juga tangguh dalam bertahan pada laga itu.
Pasca pertandingan, Uston membeberkan bahwa agresivitas tinggi yang ditunjukkan tim asuhnya. Dia menekankan meski sudah unggul, harus tetap menganggap laga masih 0-0.
“Di ruang ganti saya tekankan, meski unggul 2-0 harus dianggap 0-0, karena keunggulan itu belum aman,” ujar Uston seperti dikutip dari Antara.
Selain itu, ketangguhan Persebaya dalam bertahan juga karena kesuksesan mematikan pergerakan Gustavo Franca. Terutama Rachmat Irianto yang memang ditugaskan khusus oleh Uston.
“Yang terpenting adalah jangan memberi ruang kepada Gustavo Franca,” imbuh Uston.
Berkat kemenangan itu, Green Force bertengger di peringkat enam klasemen sementara Super League dengan mengumpulkan 22 poin. Hal ini menjadi modal positif bagi pelatih baru Bernardo Tavares yang akan menangani Persebaya mulai pertengahan Januari 2026.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
