Bernardo Tavares pelatih yang diinginkan Bonek untuk menukangi Persebaya Surabaya. (Dok. Bernardo Tavares)
JawaPos.com - Manajemen Persebaya Surabaya akhirnya resmi menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala baru untuk mengarungi lanjutan BRI Super League musim 2025/2026.
Penunjukan ini langsung memantik harapan besar dari Bonek, yang menantikan kebangkitan performa Green Force setelah tampil kurang memuaskan di awal BRI Super League.
Bernardo Tavares lahir di Proença-a-Nova, Portugal, pada 2 Mei 1980. Pelatih berlisensi UEFA Pro ini bukan nama asing di sepak bola Indonesia.
Sebelum menerima pinangan Persebaya, Tavares dikenal sebagai sosok penting di balik kesuksesan PSM Makassar meraih prestasi gelar juara Liga 1 musim 2022/2023.
Ia memutuskan mundur dari PSM setelah muncul persoalan finansial klub, terutama masalah penunggakan gaji pemain dan staf pelatih.
Selama menukangi PSM dari tahun 2022 hingga 2025, Tavares mencatatkan perjalanan yang terbilang sukses.
Puncaknya terjadi saat ia mempersembahkan gelar juara Liga 1 musim 2022/2023.
Menariknya, prestasi tersebut diraih dengan skuad yang didominasi pemain muda, dipadukan dengan pemain asing di bawah pimpinan gelandang flamboyan berpengalaman asal Belanda, Wiljan Pluim. Selain menjadi kunci permainan, ia juga tampil sebagai pemimpin di lapangan.
Beberapa nama yang kemudian melejit bersama PSM di bawah arahan Tavares antara lain Ramadhan Sananta serta duo sayap kembar Yance Sayuri dan Yakob Sayuri.
Keberanian memberi menit bermain kepada pemain muda menjadi salah satu ciri khas Tavares, sesuatu yang kini dinantikan bisa diterapkan di Surabaya yang dikenal sebagai tim yang sering mengorbitkan pemain muda.
Dari sisi statistik, catatan Tavares bersama PSM cukup solid. Ia memimpin tim dalam 132 pertandingan dengan hasil 57 kemenangan, 45 kali imbang, dan 30 kekalahan.
Persentase kemenangannya mencapai 43,10 persen, angka yang menunjukkan kehebatannya meracik tim di tengah masalah finansial yang menyerang PSM Makassar.
Sementara itu, Persebaya saat ini masih tertahan di peringkat ke-9 klasemen BRI Super League hingga pekan ke-14.
Dari 14 laga, Green Force baru mengoleksi 4 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 3 kekalahan dengan total 19 poin. Mereka mencetak 17 gol dan kebobolan 15 kali, statistik yang dinilai belum sebanding dengan kualitas skuad yang dimiliki.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
