
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares meminta pemain Green Force tampil maksimal saat menghadapi Persik Kediri di laga terakhir musim 2025-2026. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya memburu kemenangan saat menghadapi Persik Kediri pada pekan ke-34 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (23/5/2026) sore. Laga terakhir musim ini menjadi momen penting bagi Green Force untuk mengunci posisi empat besar sekaligus memberikan kenangan manis bagi Bonek sebelum memasuki musim baru.
Pelatih Bernardo Tavares menegaskan pertandingan penutup kompetisi tidak boleh dianggap biasa. Dia ingin seluruh pemain tampil maksimal demi meninggalkan kesan positif yang akan terus diingat hingga awal musim depan.
Persebaya Surabaya menilai pertandingan kontra Persik Kediri memiliki makna besar karena menjadi penutup perjalanan panjang musim 2025/2026.
Green Force ingin memastikan musim ini ditutup dengan kemenangan di hadapan ribuan Bonek yang memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo.
“Sangat penting untuk melakukan pekerjaan kita dengan cara yang baik, mencoba untuk menang, mencoba melakukan segalanya di tingkat profesional yang baik,” ujar Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal itu menilai pertandingan terakhir selalu menjadi gambaran terakhir yang melekat di memori pemain, pelatih, hingga suporter.
“Karena ini adalah 'gambar terakhir' yang akan ada dalam ingatan kita sampai pertandingan pertama musim depan,” imbuhnya.
Pernyataan itu memperlihatkan betapa seriusnya Persebaya Surabaya mempersiapkan duel melawan Persik Kediri.
Selain mengejar kemenangan, Persebaya Surabaya juga masih memiliki target mempertahankan posisi empat besar klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
