
Pep Munoz pelatih yang sempat dirumorkan ke Persebaya di awal musim ini. (Dok. Pep Munoz)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya sedang mencari pelatih baru setelah Eduardo Perez diputus kontraknya usai laga imbang melawan Arema FC. Setelah itu, pihak klub mengeluarkan pernyataan bahwa sudah mencapai kesepakatan jangka panjang dengan pelatih pengganti.
Namun hingga laga melawan PSM Makassar, Persebaya masih dilatih oleh pelatih interim, Uston Nawawi. Hal tersebut membuat Bonek gelisah karena Persebaya bakal dikenakan denda Rp 100 juta jika belum ada pelatih baru hingga 25 Desember 2025.
Beberapa pelatih mulai dikaitkan dengan Persebaya seperti Bernardo Tavares dan Shin Tae-yong. Namun keduanya hanya sebatas keinginan Bonek agar Persebaya bisa merekrut salah satunya.
Jika Persebaya masih sibuk mencari pelatih pengganti, ada satu nama yang bisa jadi pilihan. Dia adalah Pep Munoz, pelatih asal Spanyol yang namanya sempat muncul di awal musim bersama Eduardo Perez.
Saat ini, Pep Munoz tidak melatih klub manapun atau sedang menganggur. Shenzhen Peng City, tim dari Chinese Super League, menjadi klub terakhir yang dilatihnya sejak 30 September 2025.
Melihat unggahannya di Instagram, Pep Munoz sedang menikmati libur dengan menonton laga Barcelona melawan Atletico Madrid di Camp Nou. Di kolom komentar, Bonek mulai berharap agar dirinya bisa menjadi pelatih Persebaya.
"Semoga anda berjodoh dengan Persebaya coach bisa memberikan sejarah baru untuk kota kami," tulis komentar seorang Bonek. "Sido iki ta, yo sip lek sido.. tiki takane apik," harap seorang Bonek jika Pep Munoz jadi pelatih Green Force.
Di Shenzhen Peng City, performa Pep Munoz tidak terlalu baik. Melansir Transfermarkt, pelatih 46 tahun tersebut kalah dalam delapan pertandingan dan menang dua pertandingan dari 10 laga.
Sebelum melatih Shenzhen Peng City, Pep Munoz meraih prestasi mentereng saat menukangi Svay Rieng, klub dari Kamboja. Di klub tersebut, dia meraih satu Piala Kamboja musim 2023/2024, dan dua gelar Liga Kamboja musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Bahkan eks asisten pelatih timnas Tiongkok itu mampu membawa Svay Rieng ke final AFC Challenge League 2024/2025. Sayang, tim asuhannya harus kalah dari FK Arkadag.
Menarik dinantikan bagaimana proses pencarian pelatih Persebaya. Apakah Pep Munoz menjadi salah satu kandidat pelatih pengganti atau ada pelatih kejutan yang sudah disiapkan manajemen? Patut ditunggu.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
