
SM Makassar tetap dapat dukungan penuh dari pendukung meski ditahan imbang Persebaya Surabaya. (PSM Makassar)
JawaPos.com — Ketabahan suporter PSM Makassar kembali terlihat setelah Juku Eja hanya bermain imbang 1-1 melawan Persebaya Surabaya. Mereka hadir bukan sekadar menyemarakkan laga, tetapi juga menunjukkan penerimaan yang menghangatkan meski hasil tak sesuai harapan.
PSM sebenarnya sempat mencuri momentum lewat gol cepat Savio Roberto pada menit ke-8. Euforia membuncah di Stadion Gelora BJ Habibie karena gol tersebut memberi tanda awal dominasi tuan rumah.
Namun keunggulan itu hanya bertahan empat menit ketika Bruno Moreira menyamakan kedudukan pada menit ke-12.
Gol balasan ini membuat pertandingan kembali berjalan ketat dan memaksa PSM melakukan penyesuaian cepat.
Sejumlah peluang hadir, termasuk dua sepakan yang membentur mistar gawang dan membuat suporter menahan napas.
Ketidakberuntungan itu menjadi salah satu sorotan pendukung seperti komentar salah satu suporter yang menulis, “Belum rezeki 2x kenak mistar.”
Drama memuncak saat Akbar Tanjung menerima kartu merah di menit ke-90+7’. PSM harus menuntaskan laga dengan sepuluh pemain dan tidak punya cukup waktu memaksakan gol kemenangan.
Hasil seri ini memang terasa hambar untuk laga yang seharusnya bisa dimenangkan PSM. Namun semangat pendukung di tribun dan di media sosial justru menampilkan suasana berbeda yang tak kalah menarik.
Kolom komentar unggahan terkait pertandingan itu langsung diserbu Macz Man dengan respons yang jauh lebih dewasa. Sebagian besar memilih menahan kekecewaan dan fokus mendukung skuad arahan Tomas Trucha.
“Kita coba lagi next match,” tulis salah satu suporter yang mencerminkan optimisme meski tiga poin melayang. Kalimat singkat itu memperlihatkan betapa suporter PSM tak terjebak dalam sikap menyalahkan tim.
Dukungan serupa juga muncul dari salah satu suporter yang menulis, “Selow, fokus pertandingan berikutnya lawan Malut wajib 3+, go top 5. Ewakoo.”
Pesan tersebut tidak sekadar memberi dorongan moral, tetapi juga menunjukkan target realistis yang masih bisa dikejar.
Nada positif juga datang dari salah satu suporter yang menuliskan, “Ya tetap ewako PSM, yang penting tidak kalah, ayo bangkit di laga selanjutnya.”
Pesan ini memperlihatkan hasil imbang tetap dianggap modal untuk mendongkrak konsistensi.
Sementara itu, kritik membangun juga muncul dari para pendukung yang ingin PSM tampil lebih efektif.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
