
PSS Sleman harus tanpa kiper utama saat laga tandang lawan Deltras FC. (pssleman.id)
JawaPos.com-PSS Sleman kembali mendapat tantangan jelang laga tandang menghadapi Deltras FC pada pekan ke-12 Pegadaian Championship 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Sabtu (22/11) malam waktu setempat itu harus dilalui Super Elang Jawa tanpa kiper utama Muhammad Fahri. Sebab, sang penjaga gawang masih menjalani pemulihan cedera.
Fahri, kiper berusia 24 tahun asal Langsa, mengalami cedera kepala saat benturan dengan striker Persiku Kudus Igor Henrique Da Silva pada laga pekan ke-11 di Stadion Maguwoharjo, Senin (17/11). Insiden tersebut membuat Fahri harus ditarik keluar dan menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim medis.
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis mengakui absennya kiper bernomor punggung 71 itu menjadi tantangan besar. Terutama karena peran vital Fahri sepanjang musim ini.
Dari 11 pertandingan, Fahri tercatat sudah tampil selama 977 menit dan menjadi salah satu pilar penting di lini pertahanan PSS.
“Tim medis telah memberikan laporan mengenai kondisi Fahri. Saat ini kondisinya masih terus dipantau secara intensif. Yang jelas, Fahri dipastikan absen pada pertandingan besok,” ujar Ansyari seusai latihan pagi di Lapangan Pakembinangun, Sleman, dikutip dari website pssleman.id.
Ansyari menyebutkan, situasi ini sekaligus menjadi ujian bagi dua kiper lainnya, yakni Ega Rizky dan Syafa’at. Berdasar laporan tim medis, Ega baru saja pulih dari cedera dan masih perlu adaptasi, sementara Syafa’at dalam kondisi fisik yang prima.
Keputusan akhir mengenai siapa yang akan mengawal gawang PSS bergantung pada rekomendasi pelatih kiper.
“Menghadapi pertandingan penting seperti ini, tentu kami perlu penjaga gawang yang benar-benar siap. Rekomendasi dari pelatih kiper menjadi pertimbangan utama kami,” jelas Ansyari.
Meski tanpa Fahri, Ansyari menegaskan bahwa timnya tetap fokus mempersiapkan diri. Dia menilai Deltras FC punya kualitas serangan yang tidak bisa diremehkan, terutama ketika bermain di kandang sendiri.
Karena itu, koordinasi lini belakang menjadi salah satu fokus utama dalam sesi latihan terakhir.
“Kami berharap siapa pun yang bermain nanti bisa memberikan performa terbaik. Yang penting pemain tetap disiplin dan bekerja keras sepanjang pertandingan,” tandas Ansyari.
Laga melawan Deltras FC diprediksi berlangsung ketat, dan PSS perlu tampil solid untuk membawa pulang poin dari Sidoarjo. Dengan kondisi tim yang belum ideal, pertandingan ini akan menjadi pembuktian karakter bagi pasukan Super Elang Jawa.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
