
Mat Halil masih ingin bermain meski usianya sudah menginjak 38 tahun.
JawaPos.com — Pesan lantang dari legenda Persebaya Surabaya, Mat Halil, memanaskan atmosfer jelang Derbi Jawa Timur yang selalu penuh tensi. Ia menegaskan kepada para pemain kalau kekalahan atas Arema FC bukan pilihan dengan ucapannya, “Istilahnya nggak ada hukum, nggak ada kita kalah, haram hukumnya kita kalah.”
Ucapan itu terasa seperti alarm sejarah yang mengingatkan pemain Persebaya Surabaya tentang kewajiban menjaga martabat klub.
Derbi melawan Arema selalu lebih dari sekadar pertandingan karena membawa identitas dan ego kota yang tidak ingin ditaklukkan.
Gelora Bung Tomo dipastikan menjadi lautan hijau ketika tiket sudah ludes dan Bonek menyiapkan tekanan maksimal bagi tim tamu.
Aura panas menyergap sejak jauh hari karena pertemuan ini selalu menggugah emosi semua pihak yang terlibat.
Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez Moran, memahami betapa tebalnya rivalitas kedua klub dan tidak heran jika pesan Mat Halil menggema kuat di ruang ganti.
Ia bahkan menyamakan tensi derbi ini dengan El Clasico di Eropa karena atmosfernya selalu berada di level ekstrem.
Eduardo menegaskan persiapan berjalan normal untuk menjaga ketenangan pemain, tetapi mereka tetap dituntut memahami nilai emosional laga yang begitu besar bagi suporter.
Para pemain diminta tampil tanpa beban namun sadar penuh kemenangan derbi adalah harga diri yang tak bisa ditawar.
Dominasi Persebaya Surabaya sejak 2022 menjadi modal mental tambahan karena lima kemenangan dan satu hasil imbang memperlihatkan superioritas mereka atas Arema.
Rekam jejak itu membuat tekanan publik justru berubah menjadi energi untuk memperpanjang tren positif.
Persebaya Surabaya juga punya keunggulan kondisi skuad yang lengkap sehingga tidak ada gangguan berarti dalam perencanaan taktik.
Eduardo bisa menurunkan kekuatan penuh dan menjaga intensitas permainan yang ia inginkan sejak menit awal.
Meski sedang menjadi sorotan, striker Arema Dalberto tidak menjadi fokus tunggal dalam skema bertahan Persebaya Surabaya.
Eduardo tidak ingin timnya terjebak pada satu pemain karena Arema tetap memiliki potensi bahaya dari berbagai situasi permainan.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
