
Arema FC punya tekad kuat jungkalkan Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo. (Arema FC)
JawaPos.com — Derbi Jawa Timur kembali memanas dan satu pertanyaan besar pun muncul jelang pekan ke-13 Super League 2025/2026 apakah Bonek ikhlas jika Persebaya Surabaya kalah dari Arema FC? Laga panas di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (22/11/2025) ini menghadirkan tensi tinggi karena rekor, tren, dan kondisi skuad kedua tim sedang berada dalam situasi saling bertolak belakang.
Persebaya Surabaya datang dengan modal sejarah yang sangat meyakinkan saat menjamu Arema FC.
Green Force tercatat tak pernah kalah di GBT melawan Singo Edan sejak 2018 dan enam kali kedatangan Arema selalu berakhir tanpa satu pun poin bagi tamunya.
Arema FC juga belum mampu mengalahkan Persebaya Surabaya dalam delapan pertemuan terakhir di semua venue.
Pertemuan terbaru mereka pun berakhir 1-1, hasil yang menunjukkan betapa ketatnya rivalitas ini dalam beberapa musim terakhir.
Meski demikian, tiga faktor besar membuat rekor panjang itu tak lagi berada di zona aman. Arema FC datang dengan modal berbeda dan tanda-tanda ancaman bagi tuan rumah terlihat sangat jelas menjelang kick-off.
Faktor pertama yang mencuri perhatian adalah rekor tandang Arema FC yang jauh lebih stabil dibanding pertandingan kandangnya.
Dalam lima laga tandang musim ini, Singo Edan meraih dua kemenangan dan tiga hasil imbang, termasuk kemenangan 2-1 melawan Semen Padang pada 3 November 2025.
Kebangkitan itu kontras dengan performa mereka saat tampil di Malang. Dari enam laga kandang, Arema justru kalah empat kali dan hanya menang dua kali, membuat laga tandang menjadi penyelamat utama mereka sejauh ini.
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, pun mengakui kualitas lawan dan menyampaikan pandangannya secara gamblang.
“Arema memiliki pasukan yang sangat baik, pemain-pemain berpengalaman. Kami tidak berfokus pada satu pemain, tetapi kami tahu potensi Arema,” kata pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez.
Salah satu pemain yang menjadi perhatian Eduardo tentu adalah Dalberto, mesin gol Arema yang tampil luar biasa sejak awal musim. “Semua orang tahu, Dalberto sekarang adalah pencetak gol terbanyak di liga,” ujarnya.
Eduardo juga menegaskan Persebaya Surabaya tidak akan terpaku pada satu ancaman individual.
“Kami tidak akan fokus pada satu pemain. Arema punya banyak kekuatan. Kami akan bekerja keras dan fokus menjadi tim terbaik,” tegas pelatih asal Spanyol tersebut.
Faktor kedua yang membuat Persebaya Surabaya berada dalam situasi rawan adalah absennya sejumlah pemain penting.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
