
Persebaya Surabaya tahan Persik Kediri 1-1 di Gelora Joko Samudro, Jumat (7/11/2025). (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Derbi Jawa Timur antara Persik Kediri dan Persebaya Surabaya berakhir imbang 1-1 pada pekan ke-12 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (7/11/2025). Laga penuh tensi itu bukan hanya menyajikan duel keras antar pemain, tetapi juga menyisakan drama kartu merah yang menghangatkan suasana hingga menit akhir.
Sejak babak pertama dimulai, ritme pertandingan langsung berjalan cepat dengan kedua tim menekan bergantian.
Persebaya Surabaya lebih dulu melepaskan ancaman lewat Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas pada menit ketiga, namun sepakannya masih melebar dari target.
Persik tak tinggal diam dan langsung membalas melalui aksi Khurshidbek Mukhtorov pada menit ketujuh, meski penyelesaiannya belum menemui sasaran.
Intensitas duel lini tengah membuat pelanggaran kerap terjadi dan kartu kuning pertama pun keluar untuk Krisna Bayu Otto pada menit ke-15.
Persaingan sengit terus berlanjut hingga menit ke-27 ketika Francisco Pereira Carneiro juga menerima kartu kuning setelah pelanggaran keras di area tengah lapangan.
Persebaya Surabaya kemudian mendapat kartu kuning pertama melalui Bruno Moreira Soares menjelang babak pertama berakhir.
Babak pertama ditutup tanpa gol, tetapi ritme permainan tetap tinggi dan penuh tekanan mental. Keduanya terlihat menunggu momentum di babak kedua untuk menentukan hasil akhir derbi yang selalu sarat gengsi ini.
Pada awal babak kedua, Persik tampil lebih agresif melalui dua peluang beruntun dari Imanol Garcia Lugea dan Lucas Gama Moreira yang memaksa Andhika Ramadhani melakukan penyelamatan.
Namun Persebaya Surabaya langsung membalas cepat lewat Paulo Freitas dan Arief Catur Pamungkas yang aktif menekan area pertahanan Persik.
Gol akhirnya tercipta pada menit ke-53 saat Arief Catur Pamungkas memanfaatkan peluang matang untuk membawa Persebaya Surabaya unggul 1-0.
Umpan terukur dan penyelesaian yang tepat membuat kiper Persik Leonardo Navacchio tak mampu menutup ruang tembak.
Tertinggal membuat Persik meningkatkan intensitas serangan dan keputusan pergantian pemain pun dilakukan. Moch. Supriadi digantikan oleh Irkham Zahrul Mila untuk menambah tenaga dan variasi serangan dari sisi sayap.
Hasilnya datang pada menit ke-63 ketika Jose Enrique Rodriguez menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tembakan terarah yang tak mampu dibendung kiper Persebaya Surabaya.
Gol tersebut menyulut semangat Persik untuk menekan lebih agresif dalam upaya membalikkan keadaan.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
