Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 November 2025 | 00.39 WIB

Laga Kendal Tornado FC vs PSIS Semarang Digelar Tanpa Penonton di Stadion Jatidiri, Polisi Tetap Kerahkan Pengamanan

Pertandingan antara Kendal Tornado FC melawan PSIS Semarang yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Jatidiri pada Jumat (7/11/2025) dipastikan digelar tanpa penonton. (Dok. PSIS) - Image

Pertandingan antara Kendal Tornado FC melawan PSIS Semarang yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Jatidiri pada Jumat (7/11/2025) dipastikan digelar tanpa penonton. (Dok. PSIS)

JawaPos.com - Pertandingan Kendal Tornado FC melawan PSIS Semarang yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Jatidiri pada Jumat (7/11/2025) dipastikan digelar tanpa penonton. 

Keputusan ini diambil oleh aparat kepolisian demi menjaga keamanan dan mencegah potensi kericuhan.

Kasat Intel Polrestabes Semarang, Kompol Rohmadi Hartono, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan situasi yang dinilai masih rawan. Menurutnya, risiko gesekan antarsuporter tetap tinggi jika laga dibuka untuk umum.

"Ya tentu, laga Tornado FC lawan PSIS Semarang tanpa penonton, karena sangat riskan terjadi kericuhan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (3/11/2025).

Rohmadi menjelaskan, ketegangan yang belum reda antara suporter Semarang dengan manajemen PSIS menjadi salah satu faktor utama pelarangan. 

Aparat menilai, jika pertandingan dihadiri penonton, dikhawatirkan muncul aksi provokatif yang bisa memicu kerusuhan di dalam stadion.

“Intinya, suporter Semarang masih punya masalah yang belum selesai dengan manajemen PSIS. Kalau Tornado FC main dengan penonton, dikhawatirkan suporter PSIS justru datang bukan untuk mendukung, tapi mempermalukan tim sendiri. Nah, di situlah kerawanannya,” beber mantan Kabag Ops Polres Pesisir Barat Polda Lampung ini.

Meski laga tanpa penonton, pengamanan tetap akan dilakukan secara ketat. Polisi akan menempatkan personel di beberapa titik strategis, terutama di area luar stadion untuk mengantisipasi aksi massa.

“Kita maksimalkan personel di luar stadion. Potensi gangguan bukan di dalam, tapi bisa saja ada aksi boikot atau unjuk rasa,” tambahnya.

Kompol Rohmadi juga mengimbau warga Semarang agar tidak datang ke stadion tanpa ada pengumuman resmi perubahan status pertandingan.

“Kami harap masyarakat tidak memaksakan diri hadir. Kalau memang diumumkan tanpa penonton, ya jangan datang. Apalagi kalau niatnya hanya ingin membuat ricuh,” tegasnya.

Dengan kebijakan ini, aparat berharap laga antara Tornado FC dan PSIS dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap sportif.

Keputusan tanpa penonton dianggap sebagai langkah terbaik untuk menjaga kondusivitas dan citra positif sepak bola di Kota Semarang.

 
Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore