Alex Zwiers punya rekam jejak mentereng dengan berpengalaman di Asia dan sudah terbukti di Yordania. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Alexander Zwiers mengungkap sederet kriteria pelatih Timnas Indonesia. Ia membocorkan nakhoda anyar Garuda tidak harus berasal dari satu negara seperti Belanda.
Kursi pelatih Timnas Indonesia saat ini lowong. Kekosongan ini terjadi setelah PSSI sepakat untuk mengakhiri kontrak Patrick Kluivert lebih cepat pasca kegagalan Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Sampai saat ini PSSI belum mendapatkan pelatih baru. Tapi Ketua Umum PSSI Erick Thohir telah menugaskan Dirtek PSSI, Alex Zwiers bersama dengan Badan Tim Nasional (BTN) PSSI untuk mencari pelatih anyar Timnas Indonesia.
Alex Zwiers sebagai salah satu pencari, memberikan bocoran kriteria pelatih yang dicari. Ia memastikan sosok anyar nanti harus tepat dan cocok dengan Timnas Indonesia, tanpa memandang asal negaranya.
"Profil yang kita cari tidak terikat soal kewarganegaraannya. Titik awal kami itu selalu berusaha mencari sosok yang tepat dan cocok untuk Indonesia. Itu adalah titik awal kami," kata Zwiers dalam jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Jumat (24/10).
Zwiers menambahkan, pencarian pelatih ini benar-benar difokuskan untuk mencapai visi dan target pada 2030. Yakni lolos ke Piala Dunia yang akan digelar di Spanyol, Maroko, dan Portugal.
"Jadi, periode yang lebih pendek atau periode yang akan datang, kita akan membahas lebih mendalam tentang hal-hal spesifik yang ingin kita selaraskan dengan visi kita pada tahun 2030. Karena kami berada di sini, di Indonesia, karena ingin lolos untuk Piala Dunia selanjutnya di 2030," terang dia.
"Jadi, kita ingin menyelaraskannya dengan itu dengan profil yang kita cari. Dan, apa yang kita cari, tentu saja, secara strategis sama, di mana itu penting. Namun, dalam jangka pendek, kita juga punya Piala Asia," imbuh eks Dirtek Yordania ini.
Lebih lanjut Zwiers menyatakan bahwa pelatih Timbas Indonesia berikutnya juga harus punya rekam jejak mentereng. Termasuk sudah terbukti untuk jangka pendek, menengah, dan panjang.
"Jadi, pelatih selanjutnya harus memiliki rekam jejak yang terbukti yang tampil baik dalam jangka waktu pendek. Lalu, seorang pelatih yang juga bisa berhubungan dengan komunitas," ucapnya.
"Yang di mana ia bisa berhubungan dengan fans, identitas yang kita pegang. Jadi, itu adalah pilar dasar yang tengah kami kerjakan. Namun, kita masih mendalami mengenai KPI kita secara detail," tutup sosok asal Belanda ini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
