Gali Freitas jadi salah satu winger asing elit yang dimiliki Persebaya Surabaya jelang hadapi Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya dikenal sebagai tim dengan tradisi permainan menyerang lewat sayap yang mematikan. Sejak era Liga 1 hingga kini berganti nama menjadi Super League, Green Force tercatat sudah menggunakan jasa sepuluh winger asing elit dari berbagai negara, mulai Tajikistan hingga Timor Leste.
Menjelang duel panas kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025) malam WIB, daftar panjang winger asing ini kembali jadi sorotan.
Evolusi taktik Persebaya Surabaya yang kini mengandalkan skema 4-3-3 di bawah pelatih Eduardo Perez membuat peran winger semakin vital dalam urusan mencetak gol maupun membuka ruang serangan.
Deretan winger asing ini bukan hanya menghiasi sisi lapangan, tapi juga meninggalkan jejak cerita tersendiri bagi publik Surabaya.
Mereka datang dari latar negara berbeda dengan gaya bermain khas yang memperkaya warna permainan Green Force.
Daftar 10 winger asing elit milik Persebaya Surabaya sejak era Liga 1. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
Nama pertama yang tak bisa dilupakan tentu Manuchekhr Dzhalilov. Pemain asal Tajikistan ini tampil 27 kali dengan torehan 8 gol dan 7 assist, serta hanya satu kartu kuning selama 2.095 menit bermain.
Dzhalilov dikenal dengan dribel cepat dan naluri gol tinggi, menjadi tumpuan utama serangan Persebaya Surabaya di era awal Liga 1. Penampilannya yang konsisten sempat membuatnya jadi idola di tribun Green Nord.
Setelah Dzhalilov, giliran Diogo Campos yang datang membawa warna Brasil ke sayap kanan Green Force.
Dalam 14 penampilan, Campos mencetak 7 gol dan 3 assist, meski sempat terkena kartu kuning kedua yang membuatnya absen penting di beberapa laga.
Campos dikenal energik dan punya kemampuan teknik tinggi. Ia sering memecah kebuntuan lewat tembakan jarak jauh maupun aksi individu di area sempit.
Sementara itu, Mahmoud Eid sempat hadir singkat namun berkesan. Pemain berdarah Swedia-Palestina itu hanya tampil dua kali namun mampu mencetak satu gol dan dua assist dalam 157 menit bermain, efisien sekaligus berkelas.
Nama yang kemudian mencuri perhatian besar adalah Taisei Marukawa. Winger asal Jepang ini tampil 32 kali dan mencatat 17 gol serta 10 assist, menjadi motor utama serangan Green Force dengan total 2.758 menit bermain.
Marukawa jadi fenomena baru di Liga Indonesia berkat kecepatannya dan gaya bermain yang penuh determinasi. Ia menjadi simbol kebangkitan Persebaya Surabaya di musim kompetitif 2021, membuat namanya tak lekang di hati Bonek.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022