
Pesepak Bola Timnas Indonesia Pratama Arhan berduel bola dengan pemain sepak bola dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024). (Dery Ridwansah/
JawaPos.com - Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam kompak bersuara setelah kegagalan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026. Hal tersebut mereka ungkapkan melalui postingan Instagram masing-masing.
Bangkit dari kegagalan menjadi salah satu hal yang diinginkan Pratama Arhan kepada Timnas Indonesia. "Tidak ada yang mudah di jalan ini. Kita akan terus berjuang, jatuh, dan bangkit," tulis caption pemain Bangkok United tersebut.
Saat masih dilatih Shin Tae-yong, Pratama Arhan menjadi salah satu pemain andalannya di Timnas Indonesia. Sejak putaran pertama melawan Brunei Darussalam, dia selalu dimainkan oleh pelatih asal Korea Selatan itu.
Memasuki putaran kedua, Arhan juga selalu dimainkan saat Timnas Indonesia mengalami kebuntuan karena kemampuannya dalam melakukan lemparan jauh. Melansir Transfermarkt, dia bermain sebanyak lima pertandingan dan hanya satu kali absen melawan Vietnam.
Di putaran ketiga, Arhan selalu dimainkan dan hanya dua kali duduk di bangku cadangan. Namun saat Patrick Kluivert menangani Timnas Indonesia, bek 23 tahun itu tidak pernah masuk dalam skuad hingga di laga terakhir melawan Jepang, Juni lalu.
Itu menjadi laga terakhirnya bersama Timnas Indonesia di era Patrick Kluivert. Hingga putaran keempat namanya tidak pernah lagi dipanggil meski Arhan bermain baik di Bangkok United.
Pesan agar Timnas Indonesia segera bangkit juga diungkapkan Asnawi Mangkualam. Dia menuliskan bahwa mimpi menuju Piala Dunia suatu saat nanti masih pasti akan terwujud. "Impian kita belum berakhir. Perjalanan kita masih panjang," tulisnya di caption Instagram.
Sama halnya dengan Arhan, Asnawi sudah mengawal perjalanan Timnas Indonesia sejak putaran pertama melawan Brunei Darussalam. Di putaran kedua, dia selalu dapat kesempatan bermain dengan empat kali menjadi starter dari lima pertandingannya.
Memasuki putaran ketiga, menit bermainnya mulai sedikit. Bek 26 tahun itu hanya bermain di dua pertandingan dan dua kali menjadi cadangan pada laga melawan Australia dan Bahrain.
Saat Kluivert diumumkan sebagai pelatih, Asnawi tidak pernah lagi diberikan kesempatan bermain. Laga terakhirnya di putaran ketiga adalah melawan Tiongkok. Hingga putaran keempat, bek kanan tersebut sudah kesulitan untuk dipanggil Timnas Indonesia.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
