
Pelatih Muda Agam Haris percaya Timnas Indonesia punya kans besar di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Agam Haris for JawaPos.com)
JawaPos.com—Suara pelatih muda Indonesia kembali bergema jelang laga besar Timnas Indonesia di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Asisten pelatih Deltras Sidoarjo Agam Haris meminta skuad Garuda tidak terpengaruh prediksi minor yang menyebut Indonesia akan menjadi juru kunci grup.
Menurut Agam, angka-angka persentase peluang tidak bisa dijadikan patokan mutlak. Dia menilai prediksi 69 persen yang menempatkan Indonesia di posisi terbawah justru bisa menjadi pelecut semangat pemain agar tampil lebih berani menghadapi Arab Saudi dan Irak.
“Secara teknis, Indonesia saat ini berada dalam fase transisi antara generasi muda dan sistem permainan modern,” ujar Agam kepada JawaPos.com, Rabu (8/10).
Dia menilai kualitas individu pemain Garuda kini meningkat pesat, terlihat dari kecepatan, pressing, dan keberanian membangun serangan dari lini belakang. Namun, Agam juga menyoroti masih adanya celah di sektor pertahanan ketika menghadapi lawan dengan intensitas tinggi.
Menurut dia, Timnas Indonesia perlu memperbaiki organisasi permainan terutama saat kehilangan bola agar tidak mudah ditembus serangan cepat.
“Kunci utamanya ada pada konsistensi organisasi tim saat transisi dari menyerang ke bertahan,” lanjut Agam.
Dia menegaskan, pelatih Patrick Kluivert harus memastikan jarak antar lini tetap terjaga agar tim tidak kehilangan bentuk permainan di momen krusial. Agam menilai kemampuan menjaga fokus di menit-menit akhir juga menjadi faktor penting.
Dia mencontohkan, beberapa laga terakhir di mana Indonesia tampil menjanjikan tapi gagal mempertahankan konsentrasi hingga peluit panjang berbunyi. Meski begitu, dia menilai tren permainan Indonesia sedang menuju arah positif. Menurutnya, transformasi gaya bermain Garuda menuju sistem yang lebih modern menunjukkan progres nyata dari segi taktikal maupun mental.
“Sebagai pelatih, saya melihat bukan soal angka 69 persen, tetapi soal tren perkembangan,” tegas Agam.
Dia menyebut Indonesia kini punya identitas baru yang lebih terukur, disiplin posisi, dan punya keberanian dalam duel satu lawan satu. Dengan pembenahan yang tepat, Indonesia disebut tidak layak dipandang sebelah mata. Agam optimistis Timnas bisa menjadi tim pengganggu yang mencuri poin dari dua raksasa Timur Tengah tersebut.
“Indonesia punya peluang untuk menjadi tim pengganggu yang bisa mencuri poin dan bahkan mengalahkan tim unggulan,” ucap Agam.
Menurut dia, keberanian dan efisiensi dalam menyerang bisa menjadi senjata untuk melawan tekanan besar di Jeddah. Skuad Garuda memang menghadapi tantangan berat di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam Grup B, Indonesia harus melawan Arab Saudi dan Irak di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, yang disebut sebagai venue netral tetapi sejatinya menguntungkan tuan rumah.
Format ronde 4 ini berlangsung dengan sistem turnamen mini, tanpa kandang-tandang. Setiap grup hanya berisi tiga tim dan masing-masing tim bermain dua kali, dengan hanya juara grup yang lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
Indonesia berada di peringkat FIFA 118 saat drawing, jauh di bawah Arab Saudi di posisi 58 dan Irak di urutan 59. Namun, dalam sepak bola, peringkat bukan segalanya, apalagi ketika motivasi dan strategi bisa mengubah segalanya di lapangan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
