Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Oktober 2025 | 01.11 WIB

Persija Jakarta Nirmenang Bulan September, Ingin Pecah Telur di Kandang "Angker" Persebaya Surabaya

Pemain Persija Jakarta Rizky Ridho pada pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/4/20225). FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS - Image

Pemain Persija Jakarta Rizky Ridho pada pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/4/20225). FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS

‎JawaPos.com - Persija Jakarta sedang dalam tren negatif. Sepanjang bulan September, mereka tidak meraih satu kemenangan pun. Memainkan tiga pertandingan, Rizky Ridho CS. hanya meraih satu hasil imbang dan dua kekalahan.

Memasuki Oktober, Persija bertekad mengakhiri tren negatif meski masih harus menjalani dua dari empat laga tandang beruntun sejak pertengahan September lalu.

‎Setelah kalah 2-0 dari tuan rumah PSM Makassar di Parepare (21/9) dan takluk 3-1 saat bertandang ke Borneo FC di Samarinda (28/9), Macan Kemayoran akan melanjutkan dua laga tandang ke markas Persebaya Surabaya dan Madura United FC.

‎Pada 18 Oktober 2025, Persija harus menjalani laga berat menghadapi Persebaya di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, yang sejauh ini masih angker bagi tim tamu. Hingga pekan ketujuh, Green Force meraih dua kemenangan dari tiga laga kandangnya.

‎Kemudian enam hari berselang, pada 24 Oktober 2025, giliran Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, yang akan menjadi panggung ujian berat Persija menghadapi Madura United.

‎Manajer tim Persija, Ardhi Tjahjoko, menekankan bahwa skuad Macan Kemayoran harus tampil dalam versi terbaiknya saat melawat ke Persebaya dan Madura United.

‎Ia juga menekankan meski harus menjalani empat laga tandang beruntun, para pemain dan pelatih harus menjadikan itu sebagai motivasi tambahan.

‎“Empat laga tandang beruntun ini jelas bukan hal yang ringan. Namun, kami harus menjadikannya sebagai motivasi untuk menunjukkan karakter sejati Persija. Kami tidak boleh lagi mengulang kesalahan yang sama seperti di dua laga tandang sebelumnya,” kata Ardhi seperti dikutip dari laman resmi I-League.

‎Ia pun berusaha tidak memusingkan keputusan dari operator liga, karena yang terpenting adalah menjalaninya dengan fokus dan tekad meraih poin.

‎“Jadi, apapun keputusan operator liga terkait jadwal pertandingan, Persija harus siap. Tim pelatih dan pemain wajib tetap memiliki tekad dan konsentrasi penuh untuk memberikan yang terbaik di lapangan,” imbuhnya lagi.

‎Ardhi tidak menampik jika ada kesalahan dalam pertandingan, dan itu adalah hal yang wajar. Tapi, setelah melakukan kesalahan, jangan sampai jatuh ke lubang yang sama.

‎“Jangan mengulangi kesalahan yang sama. Hal itu harus dicamkan oleh para pemain. Sebab, kondisi setiap pertandingan pasti berbeda dan menemukan persoalan baru. Bermainlah sampai titik darah penghabisan,” tegasnya.

‎Persija sebenarnya memiliki satu laga kandang setelah berlaga kontra Borneo FC, yakni menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan kedelapan. Namun, jadwal itu harus dipindahkan ke pengujung tahun, tepatnya pada 29 Desember 2025 karena ada agenda Timnas Indonesia dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia.

 
Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore