AC Milan, Massimiliano Allegri, pada saat mendampingi timnya melawan Perth Glory. (Dok. AC Milan)
JawaPos.com — Massimiliano Allegri lulus ujian grande partita pertamanya dengan AC Milan, pekan lalu. Antonio Conte dan pemilik scudetto musim lalu SSC Napoli, jadi tumbalnya.
Seperti diketahui, Allegri sukses mempecundangi Conte di Stadio San Siro, Milan, saat giornata 5 Serie A (29/9) dengan skor 2-1. Nah, dini hari nanti, Allegri sudah membidik kemenangan dalam grande partita lainnya.
Yaitu meladeni klub yang dia hadiahi lima scudetto Serie A, Juventus. Tidak cuma itu. Allegri pun akan “pulang” ke Allianz Stadium, Turin, untuk kali pertama sejak angkat kaki dari sana (siaran langsung Vidio pukul 01.45 WIB).
Allegri sudah lebih dari satu dekade belum pernah memenangi grande partita beruntun di Serie A. Terakhir, dia merasakannya saat Serie A 2014—2015. Ketika itu, Allegri mengantar Juve mengalahkan Inter Milan dan Napoli secara beruntun dalam giornata 36 dan 37.
Dilansir dari laman Tutto Juve, Allegri tidak gentar dengan “kepulangan” ke Allianz Stadium kali ini. ’’Duel hari Minggu itu (dini hari nanti WIB) akan menjadi laga yang hebat, laga yang luar biasa,’’ sebut Allegri.
Baginya Juve dan ACM sama-sama bermakna penting dalam kariernya saat ini. Dia merasakan scudetto pertama sebagai allenatore ACM. Dia juga merasakan banyak meraih scudetto bersama La Vecchia Signora, julukan Juve. ’’Aku sudah bermain beberapa kali di sini (ACM), dan beberapa kali main di sana (Juve). Dua-duanya tempat yang menyenangkan,’’ tambah Allegri, yang saat di Juve kurang disukai Juventini, sebutan fans Juve, itu.
Luapan Emosi Gerbong Juve
Bukan hanya Allegri yang akan merasakan emosional ketika kembali main di Allianz Stadium. Demikian juga gelandang ACM, Adrien Rabiot. Dia juga pernah jadi bagian klub tersebut pada 2019—2024.
Bersama Luka Modric, Rabiot jadi motor permainan ACM. Diwawancarai di DAZN, Rabiot berhasrat bisa memenangi laga di tempat yang telah membesarkan kariernya di Italia tersebut.
’’Kami sedang berada di puncak klasemen, ini bisa menjadi laga yang hebat bagiku dan bagi tim. Lima tahun di sana (Juve) aku bersenang-senang. Di sini pun aku ingin kembali bersenang-senang,’’ seloroh Rabiot.
Ujian Pertahanan Tim Tudor
Seperti Allegri, allenatore Juve Igor Tudor musim ini juga telah memenangi grande partita. Yaitu saat mengalahkan Inter Milan 4-3, 14 September lalu. Tetapi di balik sukses tersebut, Juve tidak pernah nirbobol di semua ajang sampai pekan ini. Dalam lima laga, gawang Juve sudah kebobolan 11 gol.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
