Penjaga gawang Cremonese dan Timnas Indonesia, Emil Audero. (Dok. Cremonese)
JawaPos.com - Menjelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert selaku pelatih Timnas Indonesia menghadapi masalah absennya kiper utama, Emil Audero dan Maarten Paes.
Absennya Emil Audero di laga krusial melawan Arab Saudi dan Irak dianggap sebagai pukulan besar bagi Kluivert, karena kiper di era modern memiliki peran vital yang jauh melampaui tugas tradisionalnya.
"Ini pukulan besar, karena Audero sedang berada di level sangat bagus. Saya merespons situasi darurat ini dengan memanggil kiper dari kompetisi domestik," ungkap Kluivert, dikutip dari kanal youtube Timnas Indonesia, pada Jumat (3/10).
"Keputusan ini sontak menimbulkan skeptisisme dan keraguan di kalangan publik sepak bola Indonesia terhadap kemampuan kiper-kiper lokal untuk menanggung ekspektasi besar yang sebelumnya diemban oleh Emil Audero," ujar analis sepak bola Tommy Desky.
Menurutnya, kualitas seorang penjaga gawang memiliki efek domino signifikan terhadap mentalitas pemain di lini pertahanan, kehadirannya membuat mentalitas pemain belakang menjadi lebih percaya diri.
Sebaliknya, kiper yang diragukan kemampuannya bisa menurunkan kepercayaan diri seluruh skuad, karena pemain belakang akan merasa tidak aman saat mereka maju membantu serangan.
Untuk mengatasinya, lini belakang harus meningkatkan kewaspadaan, baik fullback dan winger dituntut rajin melakukan trackback serta menjaga kedisiplinan untuk memblok umpan silang dan mencegah lawan melepaskan tembakan jarak jauh.
Kuncinya, menciptakan rasa aman bagi kiper pengganti dan mendapatkan atmosfer positif, secara perlahan akan menghilangkan rasa takut dalam mengambil keputusan di atas lapangan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
