Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Oktober 2025 | 23.36 WIB

PSIS Semarang dan PSPS Pekanbaru Pecat Pelatih! Mulai Dipimpin Karteker hingga Cari Pelatih Anyar

Kahudi saat memimpin latihan. (ig @psisofficial)

JawaPos.com - Championship 2025-2026 baru memasuki pekan ketiga. Namun, sudah ada dua klub yang melakukan pergantian pelatih. Yaitu PSIS Semarang dan PSPS Pekanbaru.

PSIS resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepalanya, Kahudi Wahyu. “Manajemen PSIS dan Coach Kahudi resmi mengakhiri kontrak kerja sama sebagai pelatih kepala. Itu dilakukan setelah evaluasi yang kami lakukan,” kata Agung Buwono, Direktur Utama PT Mahesa Jenar Semarang.

Performa PSIS memang buruk. Di bawah arahan Kahudi, Laskar Mahesa Jenar menelan tiga kekalahan beruntun. Mereka kebobolan delapan gol dan hanya mampu mencetak satu gol. Karena itu, manajemen langsung mengambil langkah cepat.

Apalagi, pada pekan keempat PSIS akan menghadapi pimpinan klasemen Grup Timur, Barito Putera (4/10).

Laskar Antasari sedang dalam kondisi terbaik. Mereka selalu menang dalam tiga laga, mencetak tujuh gol, dan belum kebobolan sama sekali. Pada laga tersebut, PSIS akan dipimpin oleh seorang karteker.

“Untuk sementara, tim akan dipegang oleh asisten pelatih coach Ega (Raka Galih),” lanjut Agung. Dia akan memimpin tim sampai PSIS mendapatkan pelatih kepala baru. “Karena saat ini kami langsung mencari pelatih kepala pengganti,” tambahnya.

Kurniawan Mundur demi Kebaikan Tim

Situasi di PSPS Pekanbaru lebih memprihatinkan. Semifinalis Liga 2 musim lalu itu kini menjadi juru kunci Grup Barat. Dari tiga laga, mereka hanya meraih dua hasil imbang dan sekali kalah.

Hasil buruk itu memicu protes suporter. Mereka sempat melampiaskan amarah kepada jajaran tim pelatih dan manajemen. Tak lama setelah itu, semuanya kompak mengundurkan diri.

Total ada enam sosok yang memilih mundur. Mereka adalah Kurniawan Dwi Yulianto (direktur teknik dan manajer tim), Ilham Romadhona (pelatih kepala), Rici Vauzi (pelatih fisik), Kristiawan (asisten pelatih), Kurnia Sandy (pelatih kiper), dan Irwan (analis).

Saat ditanya soal alasan mundur, Kurniawan menjawab singkat. “Kenapa saya mundur? Itu semua demi kebaikan tim,” katanya kepada Jawa Pos. Setelah mundur, Kurniawan mengaku ingin menepi sejenak. “Saya masih mau istirahat di rumah,” tambahnya.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore