
Shin tae-yong ditunjuk jadi penasihat teknis Football 7 Indonesia. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Teka-teki mengenai Shin Tae-yong akhirnya terungkap. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu ditunjuk sebagai penasihat teknis tim kepelatihan Timnas Football 7 Indonesia.
Shin secara resmi diperkenalkan ke publik pada Kamis (30/4) sore WIB. Perkenalan juru taktik asal Korea Selatan itu dibarengi dengan deklarasi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman selaku Ketua Umum Football 7 Indonesia.
“Kenapa saya sangat tertarik dengan Football 7 ini karena bisa ikut kejuaraan dunia. Dari 280 juta orang Indonesia, mestinya ada tujuh pemain hebat yang bisa masuk tim nasional," ucap Dudung dalam sambutannya di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Dudung menyambut gembira kehadiran Shin dalam tubuh Football 7 Indonesia. Mengingat, figur berusia 56 tahun itu sudah paham betul bagaimana kultur sepak bola Tanah Air karena sudah cukup lama menangani Timnas Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Shin menyambut antusias peran barunya sebagai penasihat teknis Timnas Football 7 Indonesia. Dengan segala pengalamannya, ini akan menjadi momen yang bagus untuk mentransfer ilmu kepada pelatih maupun para pemain.
“Seperti yang kalian tahu, saya sudah lima tahun berada di PSSI. Saya sudah pernah berada di Timnas Indonesia U-20, U-23, dan senior. Jadi mungkin bisa menjadi kesempatan yang baik untuk mentransfer ilmu saya kepada pemain-pemain muda Football 7,” tutur Shin.
Football 7 Indonesia merekrut Shin sebagai bagian dari persiapan mereka dalam ajang penting terdekat. Yakni Intercontinental Cup 2026 yang akan berlangsung di Roma, Italia, pada 30 Juli-3 Agustus 2026.
Federasi sepak bola 7v7 itu mengklaim terafiliasi dengan International Football 7 Federation (FIF7). Diketahui, FIF7 dibentuk pada 2011 dengan anggota lebih dari 50 negara.
Adapun Timnas 7 Football Indonesia akan dinakhodai Socrates Matulessy, lalu Difa Aryandra Zhafran selaku asisten pelatih, serta Alfonsius Kelvan menjadi pelatih kiper. Sementara itu, Reyhan Airlangga menjadi pelatih kekuatan dan kondisi, kemudian staf tambahan dipegang oleh Yusuf Maulana.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
