
FFI resmi membentuk operator kompetisi khusus menyelenggarakan Pro Futsal League 2025/2026. (Dok: FFI)
JawaPos.com - Pro Futsal League 2025/2026 resmi diluncurkan. Kompetisi futsal kasta tertinggi di Indonesia itu kini hadir dengan wajah baru dengan dikelola oleh operator liga profesional.
Operator kompetisi yang dimaksud bernama Kompetisi Futsal Indonesia. Badan tersebut dibentuk oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI) untuk meningkatkan profesionalitas PFL mulai musim 2025/2026.
“Jadi operator liga kita bernama Kompetisi Futsal Indonesia (KFI). Dan itu terhitung musim ini akan punya otoritas untuk menjalankan liga,” kata Michael Victor Sianipar, Ketua Umum FFI dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/10).
“Harapannya agar ada pemisahan antara regulator dan operator. Ini mungkin model yang sudah dilakukan di cabang-cabang olahraga lain, seperti sepak bola ada PT Liga-nya (PT I.League), kemudian bola basket juga sama,” tambahnya.
PFL 2025/2026 akan diikuti oleh 12 klub peserta. Edisi ke-20 kompetisi futsal profesional Indonesia itu akan mengusung konsep tanpa ada degradasi di akhir musim.
“Pasti ada pro dan kontra. Ada juga kritik yang masuk, 'Oh ini, menutup nanti kalau ada klub-klub baru akan sulit, karena lisensinya dipegang hanya sebagian klub saja,'” terangnya.
"Tapi dalam pengamatan saya, dan ini sifatnya kebijakan yang risiko dan konsekuensinya sudah kita ambil,” tutur Michael menambahkan.
Adapun putaran pertama PFL musim ini akan dimulai pada 4 Oktober dan berakhir pada 23 November, sedangkan putaran kedua akan dimulai pada 28 Maret 2026 sampai 24 Mei 2026. Final four akan dimainkan pada 5 dan 7 Juni 2026, sedangkan final pada 12 dan 14 Juni 2026.
Selain berdiri di bawah kaki sendiri, PFL kini juga lebih terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai macam pihak. Kompetisi ini pun resmi menjalin kemitraan strategis dengan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai sponsor utama.
“Saya sangat berterima kasih kepada PNM sebagai BUMN yang memiliki komitmen, itikad baik, dan keinginan kuat untuk bersama-sama membangun masa depan futsal Indonesia. Harapannya, futsal Indonesia dapat berkembang pesat dan semakin kompetitif di level internasional,” ujar Michael.
Sementara untuk hak siar, PFL 2025/2026 kembali jadi milik MNC Media. Hal ini melanjukan kemitraan kedua belah pihak yang sudah berlangsung selama lebih dari satu dekade.
Nantinya pemilik hak siar akan mendukung penuh seluruh pertandingan Pro Futsal League 2025/2026 dengan menyiarkan laga melalui jaringan luas MNC, mencakup televisi free-to-air, TV berbayar, serta platform digital, demi menghadirkan siaran berkualitas dan menjangkau audiens nasional secara maksimal.
PFL 2025/2026 ini dilakukan melalui siaran bersama (co-broadcast) sebanyak 28 pertandingan fase reguler, dengan rincian 2 pertandingan di setiap seri, serta 3 pertandingan pada babak playoff. Kerja sama ini kami harapkan dapat memberikan pengalaman menonton yang lebih luas dan berkualitas bagi seluruh pecinta futsal di Indonesia.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
