BCS memberikan dukungan kepada PSS Sleman. (Twitter: @BCSxPSS_1976)
JawaPos.com - Laga pekan kedua Liga 2 antara Persiku Kudus melawan PSS Sleman di Stadion Wergu Wetan, Minggu (21/9/2025), sempat diwarnai sedikit kericuhan.
Sejumlah oknum suporter PSS dilaporkan melakukan penjebolan pintu masuk stadion hingga mengeroyok panitia pertandingan. Meski begitu, laga tetap berjalan dan berakhir dengan kemenangan tim tamu PSS Sleman dengan skor 3-1.
Insiden ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Beberapa video dan foto yang beredar menunjukkan momen pintu gerbang stadion jebol akibat desakan suporter yang ingin masuk.
Beruntung insiden ini tidak melebar menjadi kericuhan antar suporter yang lebih besar.
Permohonan Maaf BCS
Menanggapi kejadian ini, kelompok suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS), menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Melalui akun resmi X (Twitter) @BCSxPSS_1976 pada Senin (22/9/2025).
"Selamat Siang Saudaraku. Sehubungan dengan adanya insiden kemarin sore, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kudus dan seluruh elemen suporter Persiku Kudus. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi kita semua terkait etika ketika bertamu," tulis admin akun tersebut.
Tak hanya itu, BCS juga memberikan apresiasi terhadap sambutan hangat yang sudah mereka terima di Kudus.
"Kami juga menyampaikan banyak terima kasih atas keramahan seluruh masyarakat serta seluruh elemen suporter Persiku Kudus, sampai berjumpa di lain waktu," tambahnya.
Pernyataan resmi ini mendapat respons positif, baik dari warga Kudus maupun Sleman. Banyak warganet menilai langkah BCS cukup bijak dan patut diapresiasi.
Salah satu komentar datang dari akun @fatkhur_ro yang menuliskan, “Info gotong royong ngelas gerbang, Kudus Sleman Sedulur.” Ungkapan ini seolah menekankan semangat persaudaraan meski sempat terjadi kericuhan.
Menariknya, akun resmi BCS menanggapi dengan kalimat ringan: “Info gotong royong ngelas gerbange mas.” Balasan ini dianggap sebagai bukti bahwa kelompok suporter PSS siap bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.
Beberapa suporter Persiku Kudus juga mengungkapkan apresiasinya. Mereka menilai permintaan maaf yang disampaikan BCS menunjukkan kedewasaan dalam mendukung tim sepak bola, serta membuka ruang rekonsiliasi antarsuporter.
Meski permintaan maaf sudah disampaikan, insiden ini tetap menjadi catatan penting bagi penyelenggara pertandingan dan pihak keamanan. Penjebolan pintu masuk stadion serta pengeroyokan panitia jelas merupakan pelanggaran serius yang tidak bisa dianggap masalah sepele.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022