Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 September 2025, 18.58 WIB

Persijap Jepara Tantang Persita Tangerang, Mario Lemos Bangga Status Kuda Hitam

Mario Lemos senang Persijap Jepara menjadi kuda hitam di Kompetisi Super League musim ini. (Instagram @persijap_jepara) - Image

Mario Lemos senang Persijap Jepara menjadi kuda hitam di Kompetisi Super League musim ini. (Instagram @persijap_jepara)

 

JawaPos.com - Tim promosi Persijap Jepara terus menulis cerita menarik di awal musim Super League. Laskar Kalinyamat, yang baru menapak ke kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia, menepis keraguan dengan torehan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya sekali kalah dari lima laga perdana. Catatan ini menjadikan klub asal pesisir utara Jawa Tengah tersebut sebagai salah satu kejutan terbesar kompetisi.

Akhir pekan ini, Persijap kembali mendapat perhatian saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu (21/9). Pelatih kepala Mario Lemos menegaskan kesiapan penuh pasukannya, baik dari sisi fisik, taktik, maupun mental, meski sang peracik strategi menghadapi tantangan berat dengan absennya penyerang asing Alexis Gomez yang menjalani sanksi larangan bermain.

“Absennya Alexis tentu terasa, tetapi ini menjadi momen bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas mereka. Kami terus berkembang dan ingin memberikan yang terbaik,” ujar Lemos, menekankan semangat kolektivitas timnya.

Persita, yang datang dengan modal kemenangan atas PSM Makassar, bukan lawan ringan. Pendekar Cisadane dikenal memiliki pertahanan solid dan lini depan berbahaya. Namun, keyakinan Lemos tetap terjaga. “Kami sadar bukan favorit, tetapi justru itu menjadi kekuatan kami. Tanpa beban, kami bisa bermain lepas dan fokus pada permainan sendiri,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.

Semangat itu sudah terbukti pada pekan-pekan awal, termasuk saat Persijap menaklukkan Persib Bandung 2-1, hasil yang menjadi bukti bahwa Laskar Kalinyamat sanggup menandingi klub mapan. Stadion Gelora Bumi Kartini pun kian dipercaya menjadi markas angker bagi tim tamu.

Dengan delapan poin yang menempatkan Persijap di papan tengah klasemen sementara, Mario Lemos menegaskan target klub tidak sekadar bertahan. “Kami ingin menciptakan kejutan, melawan stigma tim promosi,” ungkapnya.

Pendekatan tanpa rasa takut itulah yang kini mengangkat nama Persijap di antara pesaing berpengalaman.

Pertarungan melawan Persita menjadi ujian terbaru bagi tim yang mengandalkan kerja keras, disiplin, dan motivasi kolektif. Dukungan publik Jepara yang kian antusias menambah energi bagi skuat Laskar Kalinyamat untuk melanjutkan tren positif dan memperkuat reputasi sebagai kuda hitam paling menarik di Super League musim ini.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore