Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 September 2025 | 21.57 WIB

Ketum The Jakmania Sebut Ada Suporter Perempuan Dilecehkan saat Nonton Persija vs Bali United, Siapkan Sanksi untuk Pelaku

The Jakmania memadati JIS dan memecahkan rekor jumlah penonton terbanyak dalam satu laga Super League 2025/2026 saat Persija vs Bali United. (Instagram Dikysoemarno/The Jakmania) - Image

The Jakmania memadati JIS dan memecahkan rekor jumlah penonton terbanyak dalam satu laga Super League 2025/2026 saat Persija vs Bali United. (Instagram Dikysoemarno/The Jakmania)

JawaPos.com-Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) The Jakmania Diky Budi Ramadhan alias Diky Soemarno, memberikan tanggapan terkait kabar adanya suporter perempuan yang dilecehkan saat duel Persija Jakarta vs Bali United FC. Dia memastikan ada sanksi yang akan diterima pelaku.

Viral di media sosial, seorang penonton dan suporter Persija Jakarta mengalami pelecehan seksual di stadion saat menyaksikan pertandingan melawan Bali United FC di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (14/9) malam.

Kabar tersebut awalnya viral di akun media sosial X. Ada sebuah akun yang mengunggah tangkapan layar rekannya yang mengalami pelecehan seksual oleh suporter laki-laki di tribun utara JIS. Unggahan itu tidak menunjukkan nama pemilik akun.

Disebutkan bahwa korban dilecehkan saat perayaan gol Persija Jakarta, yang mengubah kedudukan menjadi 1-1. Korban berharap pelaku segera di-blacklist.

Diky Soemarno selaku Ketua Umum PP The Jakmania mengaku sudah mengetahui kabar tersebut. Dia membenarkan dan menyebut bahwa baik korban maupun pelaku mendapatkan tiket nonton pertandingan dari koordinator wilayah (korwil).

"Iya sudah kok. PP (The Jakmania) juga sudah berkomunikasi dengan yang bersangkutan," kata Diky saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (17/9).

"Kedua pihak itu adalah pembeli tiket resmi The Jakmania," tambah Diky, yang juga Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Jakarta Pramono Anung.

The Jakmania pun disebut Diky sudah menindaklanjuti dan menyebut bahwa selanjutnya akan diurus koordinator wilayah korban dan pelaku. Terkait sanksi, dia juga memastikan akan diberikan kepada pelaku.

"Tindak lanjutnya sudah ditangani oleh masing-masing koordinator wilayah dari yang bersangkutan," terang Diky.

"Tentu saja pasti ada (sanksi), salah satunya adalah sanksi sosial kepada pihak yang bersangkutan. Tentunya sanksi administratif pasti ada juga," tandas Diky.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore