Aksi duel pemain Persebaya Surabaya dan Persib Bandung yang bikin media sosial memanas. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Media sosial resmi Persebaya Surabaya kembali jadi sorotan setelah digeruduk komentar dari oknum suporter Persib Bandung jelang hadapi Semen Padang. Sindiran pedas hingga hujatan mengalir deras usai Green Force mengunggah momen laga kontra Maung Bandung.
Unggahan yang memperlihatkan insiden pelanggaran terhadap Francisco Rivera memantik reaksi beragam. Alih-alih mendapat simpati, akun resmi Persebaya Surabaya justru diserbu komentar miring dari oknum Bobotoh.
Persebaya Surabaya melalui akun Instagram menuliskan kronologi gol Persib yang diawali insiden Uilliam Barros menginjak kaki Rivera. Dari momen tersebut lahir serangan balik cepat hingga tercipta gol pada menit ke-53.
Namun, unggahan itu dituding sebagai bentuk keluhan berlebihan oleh sebagian pendukung tim lawan. Tak ayal kolom komentar dipenuhi sindiran bernada menyudutkan Green Force.
Beberapa komentar menyebut Persebaya Surabaya terlalu manja karena merasa dirugikan wasit. Bahkan ada yang menuduh admin akun resmi terlalu lebay dan gemar memancing keributan di dunia maya.
“Kalau diuntungkan diam saja, kalau dirugikan koar-koar sampai kiamat,” tulis salah satu suporter Persib. Komentar itu disusul hujatan lain yang menyinggung prestasi Persebaya Surabaya di Super League.
Sindiran lain juga menyebut Persebaya Surabaya hanya menjadi pelengkap Super League. Ada pula yang menyinggung Green Force sudah lama tidak merasakan gelar juara.
Tak berhenti di situ, komentar bernada sarkas juga ditujukan untuk laga selanjutnya kontra Semen Padang. “Jangan sampai bikin pelanggaran, nanti diposting dibahas tujuh hari tujuh malam,” sindir seorang warganet.
Banjir sindiran ini menjadi buntut panasnya laga Persebaya Surabaya kontra Persib akhir pekan lalu. Saat itu Francisco Rivera sempat terinjak oleh Barros, namun wasit tidak meniup peluit pelanggaran.
Momen kontroversial itu justru berujung gol bagi Persib lewat Barros memanfaatkan umpan Berguinho.
Apesnya, tak lama kemudian Rivera justru mendapat kartu merah langsung setelah berseteru dengan Luciano Guaycochea.
Insiden inilah yang diduga membuat Persebaya Surabaya merasa dirugikan. Namun di mata oknum suporter lawan, sikap itu dianggap cengeng dan terlalu membesar-besarkan situasi.
Meski banjir sindiran, Persebaya Surabaya menegaskan akan tetap fokus menatap laga berikutnya. Green Force sudah menyiapkan diri untuk menghadapi Semen Padang di Stadion Gelora Bung Tomo.
Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 19 September 2025. Bermain di kandang sendiri tentu menjadi momentum penting untuk bangkit dari keterpurukan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
