
Ujian berat lini depan Persebaya Surabaya di kandang Persib Bandung, Jumat (12/9). (Media Persebaya)
JawaPos.com—Dari 89 gol yang tercipta hingga Pekan ke-4 Super League 2025/2026, Persija Jakarta sejauh ini menjadi tim paling produktif. Macan Kemayoran sudah mengemas 11 gol dan unggul jauh atas rival-rivalnya di papan klasemen produktivitas.
Di belakang Persija ada tiga tim yang bersaing ketat dengan catatan sama-sama mengoleksi 7 gol. Mereka adalah Arema FC, Malut United FC, dan Bali United FC, yang tampil tajam di awal musim.
Tim dengan jumlah gol terbanyak ketiga ditempati Persebaya Surabaya. The Green Force sudah mencatatkan 6 gol meski baru memainkan tiga pertandingan akibat jadwal tunda.
Produktivitas Persebaya Surabaya membuat mereka masuk jajaran tim paling subur di awal musim. Catatan ini menegaskan efektivitas serangan meski jumlah laga lebih sedikit dibanding pesaing lain.
Selain Persebaya Surabaya, ada empat tim yang sudah mengoleksi lima gol hingga pekan keempat. Borneo FC Samarinda, PSIM Jogjakarta, Persik Kediri, dan Dewa United Banten FC, sama-sama tampil impresif di lini depan.
Sementara itu, enam tim lain berada di papan tengah daftar pencetak gol. Persijap Jepara, Persib Bandung, Bhayangkara Presisi Lampung FC, Madura United FC, Persis Solo, dan PSBS Biak masing-masing baru mencetak 4 gol.
Di papan bawah, dua tim baru bisa mencetak 3 gol sejauh ini. Semen Padang dan PSM Makassar harus berbenah agar daya dobrak mereka lebih baik di laga-laga berikutnya.
Situasi paling sulit dialami Persita Tangerang yang baru mencetak 1 gol saja. Pendekatan ofensif yang belum berjalan membuat Pendekar Cisadane kesulitan bersaing.
Dari sisi distribusi gol, catatan statistik juga cukup menarik untuk disimak. Dari 89 gol, sebanyak 22 gol tercipta melalui sepakan kaki kanan yang terukur.
Gol dengan kaki kiri justru lebih dominan dengan jumlah 54 gol. Fakta ini menunjukkan banyak penyerang kidal yang tampil menonjol pada awal musim.
Heading menjadi cara paling populer ketiga dalam mencetak gol. Total ada 10 gol lahir melalui sundulan kepala, memperlihatkan peran penting bola-bola atas.
Selain itu, tercatat dua gol bunuh diri yang turut memengaruhi jalannya pertandingan. Bahkan ada satu gol yang unik karena tercipta menggunakan badan.
Angka 89 gol sejatinya bisa lebih tinggi jika tidak ada laga yang ditunda. Persib Bandung vs Borneo FC Samarinda, Persita Tangerang vs Semen Padang FC, dan PSM Makassar vs Persebaya Surabaya, belum dimainkan sesuai jadwal.
Dengan partai tunda tersebut, beberapa tim masih menyimpan potensi untuk menambah koleksi gol. Hal itu membuat peta produktivitas bisa berubah usai pekan-pekan berikutnya.
Super League 2025/2026 akan kembali bergulir pada Kamis (11/9). Dua laga pembuka pekan kelima mempertemukan Semen Padang FC vs PSBS Biak serta Persita Tangerang vs PSM Makassar.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
