Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 September 2025 | 22.38 WIB

Rizky Ridho dan Beckham Putra Saling Komentar di Instagram Menggunakan Bahasa Daerah, Rival Persija-Persib yang Akur di Luar Lapangan

Rizky Ridho dan Beckam Putra berfoto bersama selesai pertandingan. (Instagram @infootball.idn)

 

JawaPos.com - Setelah laga uji coba Timnas Indonesia melawan Taiwan, perhatian netizen tak hanya tertuju pada skor atau performa di lapangan. Salah satu momen yang mencuri perhatian publik sepak bola justru datang dari kolom komentar Instagram dua pemain muda yang sedang naik daun, Rizky Ridho dan Beckham Putra.

Ridho, bek tangguh asal Surabaya yang kini membela Persija Jakarta, dan Beckham, gelandang kreatif dari Bandung yang berseragam Persib, menunjukkan sisi lain dari rivalitas klasik Persija vs Persib. Di lapangan, mereka tentu mewakili rivalitas sengit antara dua klub besar Indonesia. Tapi, di media sosial, mereka malah saling melempar komentar jenaka yang memperlihatkan chemistry yang hangat dan akrab.

Dalam salah satu unggahan Ridho, Beckham menulis komentar dalam bahasa Jawa: “konco kamar elek!” yang bisa diterjemahkan sebagai ejekan bercanda ala teman sekamar.

Balasan Ridho pada salah satu post di akun Beckham justru menggunakan bahasa Sunda: “babaturan sa kamar goreng patut” yang memiliki nuansa humor serupa.

Selain rivalitas Maung Bandung dan Macan Kemayoran, salah satu hal yang menggelitik netizen adalah pertukaran bahasa daerah ini, mengingat mereka memang satu kamar ketika Timnas bermain di Surabaya pada FIFA Matchday.

Dari Rivalitas ke Chemistry

Momen ini bukan sekadar basa-basi di media sosial. Sebelumnya, video yang tersebar sempat memperlihatkan Ridho bingung ketika Beckham sedang melakukan panggilan telepon menggunakan bahasa Sunda di kamar. Reaksi Ridho yang tampak heran, seakan tidak paham apa yang Beckham bicarakan, justru menambah bumbu humor di antara mereka.

Keakraban Ridho dan Beckham menjadi contoh nyata bahwa rivalitas klub tidak harus memengaruhi hubungan personal pemain. Ridho dengan latar belakang Jawa dari Surabaya, dan Beckham dengan darah Sunda dari Bandung, memperlihatkan bahwa perbedaan suku dan budaya justru bisa memperkuat chemistry di dalam tim. Mereka bisa saling bercanda, saling mendukung, dan tetap kompak ketika bermain untuk timnas.

Selain itu, interaksi mereka di media sosial seakan mengajak seluruh suporter untuk memiliki ikatan persahabatan meski berasal dari klub yang berbeda. Sisi ringan seperti ini sering terlupakan oleh banyak penggemar yang terlalu fokus pada rivalitas.

Tidak hanya memberi hiburan bagi penggemar, momen ini juga menekankan pentingnya ikatan tim. Ridho dan Beckham menunjukkan bahwa chemistry tidak dibangun hanya di lapangan, tapi juga melalui kebersamaan sehari-hari, satu kamar, percakapan ringan, hingga guyonan bahasa daerah.

Rivalitas di lapangan bisa tetap panas, tapi di luar, Ridho dan Beckham membuktikan bahwa Persija dan Persib bisa berteman. Bahkan, bahasa daerah yang berbeda justru menjadi alat untuk mempererat persahabatan, bukan memisahkan. Semoga ini memantik suporter untuk membuat sepak bola Indonesia semakin maju.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore