
Lerby Eliandry bergabung dengan Persiku. (instagram)
JawaPos.com-Persiku Kudus akhirnya memperkenalkan amunisi baru untuk kompetisi musim 2025. Klub berjuluk Macan Muria tersebut resmi menggaet mantan penyerang Timnas Indonesia Lerby Eliandry, yang diharapkan bisa menjadi tambahan tenaga amunisi di lini depan.
Kabar kedatangan Lerby diumumkan melalui akun Instagram resmi klub, @persiku_kudus pada Rabu (3/9). Dalam unggahan perkenalan itu, Persiku menuliskan, A New Force In Attack, datang dengan langkah tegas, membawa jiwa pejuang yang tak pernah gentar. Sambutlah Lerby Eliandry. Selamat datang di tanah Muria, bawa Macan Muria mengaum lebih keras.
Unggahan tersebut langsung disambut antusias para pendukung Persiku. Banyak suporter yang berharap Lerby mampu menjadi pembeda, sekaligus menambah kekuatan tim yang tengah berambisi musim depan dapat promosi ke Liga 1.
Nama Lerby Eliandry mungkin sudah tidak asing bagi pecinta sepak bola tanah air. Striker kelahiran Samarinda, 21 November 1991 ini memulai perjalanan profesional bersama Persisam Samarinda pada 2012 hingga 2014. Bersama klub tanah kelahirannya, dia mencatatkan 21 penampilan dengan koleksi 5 gol.
Pada 2015, Lerby sempat berlabuh ke Bali United dan langsung mencuri perhatian meski hanya tampil dua kali, namun berhasil mencetak tiga gol. Penampilan impresif itu membuatnya dilirik Borneo FC, klub yang kemudian menjadi titik balik dalam karirnya.
Bersama Borneo FC, Lerby tampil dari 2016 hingga 2020. Di periode itu, dia mencatatkan 106 pertandingan dengan torehan 40 gol. Kontribusinya membuat namanya semakin dikenal sebagai salah satu penyerang lokal paling berbahaya di Liga 1.
Setelah itu, Lerby kembali ke Bali United pada 2020 hingga 2023, dengan catatan 38 penampilan dan 6 gol. Dia juga sempat menjadi bagian Madura United musim 2023/2024, sayangnya tidak mencatatkan satu pun penampilan di tim asal Pulau Garam ini.
Di awal 2024, Lerby sempat memperkuat Persibo Bojonegoro di Liga 2, tampil dalam empat pertandingan tanpa mencetak gol. Tahun ini, dia resmi berseragam Persiku Kudus dan bertekad mengembalikan performa terbaiknya.
Tak hanya di level klub, Lerby juga pernah mencicipi pengalaman bersama tim nasional. Dia dipanggil memperkuat Timnas U-23 pada 2014, meski hanya tampil sekali. Karir internasionalnya berlanjut ketika dipercaya masuk skuad Timnas Indonesia senior periode 2016 hingga 2019.
Dari 12 penampilan bersama Timnas Garuda, dia sukses mencetak dua gol. Pengalaman itu tentu menjadi modal penting bagi Lerby untuk memberi contoh sekaligus membimbing pemain muda Persiku.
Lerby pun menyampaikan kesan pertamanya lewat akun Instagram @lerby12. Dalam sebuah unggahan instastory, dia menuliskan pesan singkat penuh semangat.
"Mari kita berjuang, sambil membagikan foto dirinya mengenakan seragam Persiku Kudus," ujar Lerby.
Pesan itu semakin menambah optimisme para penggemar. Banyak yang menyambut hangat kehadiran striker berusia 33 tahun tersebut, berharap Lerby bisa kembali menemukan ketajamannya bersama Macan Muria.
Persiku Kudus sendiri dikenal sebagai klub dengan basis suporter fanatik, terutama di kawasan Muria Raya. Kedatangan pemain dengan pengalaman dan nama besar seperti Lerby jelas menjadi magnet tersendiri. Selain diharapkan memperkuat lini serang, kehadirannya juga bisa menjadi daya tarik publik untuk lebih dekat dengan Persiku.
Dengan pengalaman bertahun-tahun di Liga 1 dan pernah membela tim nasional, Lerby diharapkan bisa membawa nuansa baru dalam pola permainan Persiku. Meski usianya sudah tak muda lagi, kematangan dan naluri golnya diyakini tetap bisa membantu tim dalam persaingan ketat Liga 2.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
