
Manajemen Persib Bandung beri kejelasan soal nasib tiket pertandingan melawan Borneo FC yang batal digelar pada Minggu (31/8). (Istimewa)
JawaPos.com-Manajemen Persib Bandung akhirnya memberikan kejelasan soal nasib tiket pertandingan melawan Borneo FC yang batal digelar pada Minggu (31/8). Laga tersebut seharusnya berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), namun dibatalkan karena faktor keamanan.
Kabar resmi disampaikan langsung melalui akun Instagram Persib @persib. Dalam unggahannya, manajemen menyampaikan permohonan maaf sekaligus menjelaskan dua solusi bagi Bobotoh yang sudah membeli tiket.
“Sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan dan dukungan luar biasa kepada Bobotoh, Persib menghadirkan dua pilihan solusi terbaik bagi pemegang tiket laga kontra Borneo FC,” tulis pihak klub.
Manajemen menawarkan dua skema penyelesaian. Pertama, konversi tiket ke pertandingan Persib kontra Persebaya Surabaya. Kedua, refund dalam bentuk voucher.
1. Konversi tiket ke laga Persib vs Persebaya
Tiket yang sudah dibeli untuk laga melawan Borneo otomatis bisa dipakai untuk menonton pertandingan melawan Persebaya. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (12/9) di Stadion GBLA.
Bobotoh yang memilih opsi ini tidak perlu melakukan pembelian ulang maupun mengikuti proses antre tiket (waiting list). Semua kategori dan nomor kursi disesuaikan secara otomatis tanpa tambahan biaya. Distribusi tiket baru akan dikirimkan mulai 7 September 2025.
2. Refund dalam bentuk voucher
Bagi Bobotoh yang tidak bisa hadir di laga melawan Persebaya, tiket mereka akan dikonversi menjadi voucher senilai harga pembelian.
Voucher ini dapat digunakan untuk membeli tiket laga kandang Persib sepanjang musim 2025/2026. Skema ini memberi fleksibilitas, sehingga Bobotoh bebas memilih pertandingan yang ingin ditonton.
Manajemen Persib menegaskan bahwa proses pemilihan opsi hanya bisa dilakukan melalui aplikasi resmi Persib (Persib App) atau melalui link yang tersedia di bio dan Instagram story @persib.
Dengan begitu, semua data terintegrasi dan memudahkan proses distribusi tiket maupun voucher. Bobotoh diminta segera menentukan pilihan agar manajemen bisa melakukan pendataan.
Meski belum ada tenggat waktu yang diumumkan, pihak klub menyarankan untuk tidak menunda agar hak pemegang tiket segera diproses.
Kebijakan ini langsung menuai beragam komentar positif dari Bobotoh. Banyak yang merasa lega karena tiket mereka tidak hangus begitu saja. Beberapa juga mengapresiasi fleksibilitas manajemen yang memberi dua opsi.
“Ikhlasin aja, itung-itung bantu bayar gaji pemain,” tulis akun @___indraaaa.
Komentar ini mendapat banyak respons dari sesama Bobotoh yang sepakat bahwa dukungan moral maupun finansial adalah bagian dari cinta terhadap klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut.
Meski ada kekecewaan karena laga melawan Borneo batal, sebagian besar Bobotoh terlihat bisa menerima keputusan ini. Mereka menganggap faktor keamanan memang lebih penting daripada memaksakan pertandingan berlangsung.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
