
Doni Tri Pamungkas berseragam Timnas Indonesia. (Instagram Doni Tri Pamungkas)
JawaPos.com-Doni Tri Pamungkas, pemain muda berbakat dari Persija. Bercerita di podcast Sport77, pada Kamis (28/8), tentang bagaimana meniti karir profesional, menghadapi tantangan, dan menjaga semangat untuk meraih impian.
Sebagai adik dari mantan pemain Joko Sasongko, Doni sudah akrab dengan dunia sepak bola sejak kecil. Dia mulai bermain di tingkat sekolah dasar diajari kakaknya cara menendang menggunakan kaki kiri.
"Saya mulai bermain bola di sekolah dasar dan bergabung dengan SSB di Boyolali. Saya awalnya bermain penyerang sayap kiri sebelum beralih ke posisi gelandang tengah," ujar Doni Tri.
Cita-cita Doni menjadi pemain sepak bola profesional sudah terlihat sejak dini. Dia meminta orang tuanya untuk didaftarkan ke Sekolah Sepak Bola (SSB) di Boyolali. Keputusannya menjadi langkah awal krusial dalam perjalanan karir.
Merantau ke Jakarta pada usia 15 tahun, menunjukkan kemandirian. Dia terinspirasi ibunya yang mendorong untuk berani mengejar impian dan menjadi pribadi berani dan mandiri.
Karir profesional Doni, dimulai pada usia 16 tahun setelah lolos seleksi untuk tim Persija U-16 dan debut di tim senior pada usia 16 tahun 8 bulan. Meski menjadi salah satu pemain termuda, dia tidak merasa terintimidasi oleh para senior.
Sebagai pemain, Doni memiliki ambisi besar untuk meraih gelar juara bersama Persija. Dia juga bercita-cita untuk bermain di luar negeri, khususnya di liga-liga yang kompetitif seperti Thailand atau Jepang.
Doni sangat menghargai peran mentor seperti Toni Sucipto yang membantu beradaptasi dan memberikan motivasi. Dia menyoroti, pentingnya adaptasi fisik terhadap latihan yang lebih berat di tingkat senior.
"Bahwa kunci sukses bagi pemain muda adalah kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman," ungkap Doni.
Doni contoh nyata dari perpaduan antara bakat alami dan disiplin tinggi. Dirinya tidak hanya mengandalkan kemampuannya di lapangan, tetapi juga menerapkan gaya hidup sehat dengan pola makan, latihan, dan istirahat teratur.
Sikap profesionalnya tidak berhenti pada diri sendiri. Doni juga memiliki pandangan positif dan optimistis terhadap masa depan sepak bola Tanah Air. Dia yakin bahwa perkembangan sepak bola Indonesia akan semakin maju dan gemilang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
