
Reva Adi Utama saat berduel dengan Saddil Ramdani (dok. PSIM)
JawaPos.com – Eks Kapten Persebaya Surabaya yang kini membela Laskar Mataram, Reva Adi Utama, menjadi sorotan dalam pertarungan sengit tersaji di Stadion Sultan Agung, Bantul, ketika PSIM Yogyakarta harus puas berbagi angka 1-1 dengan Persib Bandung dalam lanjutan pekan ketiga Super League 2025/2026..
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil agresif demi meraih kemenangan. Bermain di hadapan publik sendiri, PSIM langsung menekan melalui serangan cepat yang membuat lini pertahanan Persib beberapa kali kerepotan. Peluang emas hadir di menit ke-12 melalui Nermin Haljeta, namun sepakan sang striker masih melebar tipis dari gawang Teja Paku Alam.
Persib tak tinggal diam. Kecepatan Febri Hariyadi dan Saddil Ramdani di sektor sayap sempat mengancam, tetapi rapatnya barisan belakang PSIM yang dikawal Yusaku Yamadera membuat Maung Bandung kesulitan membongkar pertahanan. Hingga turun minum, skor kacamata tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, PSIM tampil lebih berani. Haljeta kembali mendapatkan peluang emas di menit ke-52, sementara William Marcilio nyaris membuka keunggulan lewat tembakan keras empat menit berselang.
Drama benar-benar terjadi di menit ke-57 ketika Haljeta dijatuhkan Julio Cesar di kotak terlarang. Setelah pengecekan VAR, wasit menunjuk titik putih dan Ze Valente sukses mengeksekusinya pada menit ke-64 untuk membawa Laskar Mataram unggul 1-0.
Tertinggal, Persib berusaha meningkatkan intensitas serangan. Kesempatan emas datang saat mereka mendapat penalti di menit ke-71. Namun, Uilliam Barros justru gagal menunaikan tugasnya setelah bola melambung tinggi dari gawang yang dijaga Cahya Supriadi.
Ketegangan semakin menjadi ketika laga memasuki menit akhir. Upaya Persib akhirnya membuahkan hasil di menit ke-96 melalui sundulan Patricio Matricardi memanfaatkan umpan Ramon Tanque. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Drama belum berhenti, karena Persib kembali mendapatkan penalti di menit ke-107. Namun kali ini giliran Marc Klok yang gagal menaklukkan Cahya Supriadi yang tampil heroik di bawah mistar.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-1 tak berubah. Bagi PSIM, hasil ini tetap terasa berharga karena mampu menahan tim sebesar Persib, sementara Maung Bandung harus gigit jari usai membuang dua peluang emas dari titik putih.
Hasil ini membuat PSIM mengoleksi lima poin dari tiga laga (satu menang, dua imbang) dan menempati peringkat keenam klasemen sementara. Persib berada tepat di bawahnya dengan empat poin hasil sekali menang, sekali imbang, dan sekali kalah.
Namun, sorotan utama laga ini justru mengarah pada eks kapten Persebaya Surabaya, Reva Adi Utama. Dua penalti yang didapat Persib berasal dari kesalahan bek kiri PSIM tersebut. Jika dihitung secara akumulatif, Reva sudah tiga kali membuat pelanggaran berbuah penalti hanya dalam dua laga kandang PSIM, setelah sebelumnya juga melawan Arema FC.
Baca Juga: Bocor! Begini Cara Eduardo Perez Nikmati Kemenangan Persebaya Surabaya Atas Bali United 5-2
Kesalahan beruntun ini memicu reaksi keras dari pendukung PSIM di media sosial. “Reva iki konco opo musuh jane?” tulis akun @nrfz. Lainnya menambahkan, “Reva tolong diistirahatkan dulu coach. Masa dua match blunder penalti terus?” komentar @youthanda.
Tak sedikit pula yang menyindir dengan nada bercanda. “Mas Reva jenengan nek kesel ngaso sek nggih,” ucap @bagas.pt. Sementara @ranggibstr menulis, “Reva dua kali match home ngenehi 3x voucher.”
Terlepas dari sorotan terhadap Reva, hasil imbang ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan Super League musim ini. PSIM selanjutnya akan menjamu Malut United pada Sabtu (30/8/2025), sementara Persib menghadapi ujian berat melawan Borneo FC sehari setelahnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
