Mariano Peralta siap jadi kunci kemenangan Borneo FC saat bertandang ke markas PSBS Biak. (Media Borneo FC)
JawaPos.com — Borneo FC akan menghadapi ujian serius saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Segiri, Minggu 24 Agustus 2025. Laga pekan ketiga Super League 2025/2026 ini menjadi sorotan karena adu tajam dua pemain kunci: Mariano Peralta dan Carlos Franca.
Pesut Etam datang dengan modal sempurna usai membungkam Bhayangkara FC dan PSBS Biak di dua laga awal.
Kemenangan beruntun itu membuat skuad asuhan Pieter Huistra percaya diri membidik hasil maksimal di hadapan publik Samarinda.
Namun, Persijap Jepara juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Tim promosi ini membuktikan diri setelah menumbangkan Persib Bandung 2-1 pada pekan kedua, sebuah hasil mengejutkan sekaligus menegaskan mental baja mereka.
Pertemuan Borneo FC dan Persijap Jepara kali ini tercatat sebagai yang pertama di ajang resmi. Sejauh ini hanya ada catatan uji coba pada 2023 lalu, saat Pesut Etam menang tipis 2-1 atas Laskar Kalinyamat.
Daya tarik utama duel ini justru terletak pada duel personal di lini depan. Mariano Peralta di kubu Borneo FC dan Carlos Franca dari Persijap siap saling jegal demi membawa timnya meraih kemenangan.
Peralta tampil eksplosif dalam dua laga awal Super League. Penyerang asal Argentina itu sudah mengoleksi dua gol dengan rata-rata satu gol setiap pertandingan.
Catatan ofensifnya pun mengilap dengan 2,5 tembakan per laga dan 1,5 di antaranya tepat sasaran. Artinya, hampir setiap kali menendang, peluang Peralta mengancam gawang lawan cukup besar.
Tak hanya klinis dalam penyelesaian, Peralta juga rajin berkontribusi di build-up. Rata-rata 29 operan akurat per laga dengan presentase 76 persen menjadi bukti dirinya bukan sekadar finisher.
Peralta juga punya kemampuan menusuk lewat dribel. Statistik menunjukkan 5,5 dribel sukses per pertandingan dengan tingkat keberhasilan mencapai 73 persen, menjadikannya ancaman nyata bagi bek lawan.
Meski begitu, sisi pertahanannya juga terlihat. Ia mampu merebut bola rata-rata 3,5 kali per laga meski kadang mudah dilewati lawan dengan 1,5 kali dribbled past.
Bandingkan dengan Carlos Franca, bomber Persijap Jepara yang juga mencetak dua gol dari dua laga awal. Penyerang asal Brasil ini tercatat sebagai motor utama kemenangan atas Persib.
Franca memiliki produktivitas tembakan yang lebih tinggi, yakni 3,5 kali per laga. Meski begitu, akurasinya mirip dengan Peralta, yakni 1,5 tembakan on target per pertandingan.
Namun kontribusinya di distribusi bola relatif minim. Ia hanya melepaskan rata-rata 10,5 umpan akurat per laga dengan presentase 70 persen, berbeda jauh dengan Peralta yang lebih terlibat dalam aliran bola.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
