Leo Navacchio siap bawa Persik Kediri raih prestasi di Super League 2025/2026. (Media Persik)
JawaPos.com — Rekor mentereng 43 clean sheet menjadi modal besar bagi kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, untuk membawa Macan Putih bersaing di papan atas Super League 2025/2026. Penjaga gawang asal Brasil itu bertekad menjadikan musim ini sebagai panggung kebangkitannya bersama tim kebanggaan Kota Kediri.
Penampilan gemilang Leo langsung terlihat di pekan perdana saat Persik menantang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (10/8/2025).
Meski laga berakhir imbang 1-1, aksinya di bawah mistar membuat publik berdecak kagum.
Kiper berpostur 1,92 meter itu sukses menggagalkan delapan peluang emas tuan rumah.
Catatan tersebut sekaligus memecahkan rekor penyelamatan terbanyak di pekan pertama yang sebelumnya dipegang Alan Jose Bernardon dari Malut United.
Satu-satunya gol yang bersarang ke gawangnya lahir di menit 90+6 melalui sundulan Boris Kopitovic. Namun, kebobolan dramatis itu tak menghapus pujian atas refleks cepat dan keberaniannya mengamankan lini pertahanan Persik.
Leo mengaku kecewa gagal membawa Persik pulang dengan tiga poin dari Bali. Namun, ia menegaskan mental tim tetap terjaga dan siap membidik kemenangan di laga berikutnya.
“Pemain Persik masuk lapangan selalu ingin menang. Apakah itu laga kandang maupun tandang. Kami ingin menang, karena kami membawa nama Persik dan Kota tercinta, Kediri,” tegas kiper berusia 32 tahun itu dikutip dari I.League, Rabu (13/8/2025).
“Kami sudah kerja keras di Bali, tapi gagal menang. Tapi pertandingan berikutnya kami berjanji meraih kemenangan.”
Menurutnya, skuad asuhan Ong Kim Swee kini berada di jalur positif. Proses adaptasi yang berjalan sejak musim lalu membuat chemistry antar pemain semakin kuat.
“Tim makin bagus. Chemistry sudah terbentuk. Usai evaluasi nanti, kami siap menjalankan instruksi coach Ong Kim Swee. Semua orang di Persik ingin tim ini menang di pertandingan selanjutnya,” ucapnya penuh keyakinan.
Leo Navacchio sendiri bergabung dengan Persik pada 7 Juli 2024. Kontraknya diperpanjang hingga 30 Juni 2026 setelah tampil konsisten di musim perdananya di Indonesia.
Kiper kelahiran Piacatu, Brasil, pada 28 Desember 1992 itu juga memiliki paspor Italia. Ia memulai karier profesional dengan sejumlah klub di Brasil sebelum menjajal kompetisi Asia.
Selama kariernya, ia telah mencatat 138 penampilan dengan 43 clean sheet. Total kebobolan yang dideritanya berjumlah 163 gol dengan menit bermain mencapai 12.344 menit.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
