Francisco Rivera vs Ezequiel Vidal siap panaskan laga Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta. (Media Persebaya dan PSIM)
JawaPos.com — Super League 2025/2026 akan langsung dibuka dengan laga panas yang mempertemukan dua tim penuh sejarah: Persebaya Surabaya versus PSIM Yogyakarta. Namun sorotan utama tertuju pada adu jago dua gelandang mahal: Francisco Rivera dari Persebaya Surabaya dan Ezequiel Vidal milik PSIM Yogyakarta.
Pertandingan ini dijadwalkan digelar pada 8 Agustus 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, markas kebanggaan Green Force.
Duel perdana ini bukan hanya adu gengsi klub besar, tapi juga duel gengsi antar pemain dengan nilai pasar miliaran rupiah.
Francisco Rivera datang sebagai dinamo anyar Persebaya Surabaya yang siap menyulut kreativitas di lini tengah. Gelandang serang asal Meksiko ini memiliki nilai pasar fantastis sebesar Rp 7,82 miliar.
Rivera lahir di San Luis Potosí, Meksiko pada 23 September 1994 dan kini berusia 30 tahun. Pemain berkaki dominan kiri ini resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya sejak 1 Juli 2024 lalu.
Rivera diproyeksikan menjadi motor serangan Persebaya Surabaya, menggantikan peran playmaker musim lalu.
Bersama Rachmat Irianto dan Milos Raickovic di sektor tengah, Rivera akan menjadi jembatan antara lini tengah dan depan Green Force.
Sementara itu, PSIM Yogyakarta tak mau kalah dengan merekrut Ezequiel Vidal dari Argentina yang juga berposisi sebagai gelandang serang. Menariknya, Vidal juga memiliki nilai pasar setara Rivera yakni Rp 7,82 miliar.
Vidal lahir di Bahía Blanca, Argentina pada 2 Agustus 1995 dan kini juga berusia 30 tahun. Ia bergabung dengan PSIM pada 9 Juli 2025 dan langsung diplot sebagai otak permainan tim Laskar Mataram.
Vidal akan bekerja sama dengan Ze Valente di lini tengah sebagai duet kreatif yang diharapkan bisa membongkar pertahanan Persebaya Surabaya.
Keduanya akan ditopang Rendra Teddy yang bertugas sebagai pemutus serangan dari lini belakang.
Laga ini pun menjadi panggung adu gengsi antara dua pemain paling mahal dari kedua tim. Bukan hanya berstatus bintang, mereka dituntut langsung memberi dampak dalam pertandingan pembuka.
Persebaya Surabaya dipastikan turun dengan kekuatan penuh di bawah asuhan pelatih Edu Perez. Di bawah mistar, Ernando Ari tetap jadi pilihan utama sebagai kiper andalan Timnas Indonesia.
Dua bek tengah asing, Dime Dimov dan Risto Mitrevski, siap menjadi tembok pertahanan Green Force. Keduanya akan dibantu fullback lokal berpengalaman, Arif Catur dan Koko Ari, yang juga agresif dalam membantu serangan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
