Marselino Ferdinan. (Instagram Marselino Ferdinan)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya dikenal kerap melahirkan pemain-pemain berbakat yang nantinya menjadi bintang di level nasional. Sebut saja nama-nama seperti Rizky Ridho, Marselino Ferdinan, hingga Rachmat Irianto. Mereka dilahirkan dari akademi milik Green Force.
Kini, Persebaya masih tetap berada dalam misi mengorbitkan pemain-pemain berbakat. Dan, sejauh ini yang mulai terlihat akan mengisi starting eleven secara reguler antara lain Toni Firmansyah yang berposisi sebagai gelandang.
Dalam prosesnya mengorbitkan pemain muda berbakat, Persebaya memang memiliki banyak klub internal yang jika ditotal memiliki ribuan pemain belia.
"Saat ini Persebaya memiliki 20 klub internal dan mereka diadu dalam sebuah kompetisi internal juga untuk kelompok usia 14, 16, dan 18 plus, di mana dari kompetisi itu menghasilkan hingga sekitar 3.000 pemain muda," ungkap Direktur Operasional Persebaya Candra Wahyudi seperti dikutip dari akun YouTube Bola Bung Binder.
Selain itu, dalam hal pembinaan pemain, Persebaya juga memiliki Future Lab yang mengurusi scouting pemain muda dan memiliki beberapa departemen, seperti analis hingga medis.
"Future Lab inilah yang melakukan scouting para pemain muda dari 20 klub internal tadi untuk diorbitkan di jenjang Persebaya 7, Persebaya 6, hingga nantinya Persebaya 1, jenjangnya seperti itu," imbuh Candra.
Nantinya, Persebaya menargetkan 30 persen menit bermain Persebaya, terutama di ajang Liga Indonesia, akan dipegang oleh para pemain dari jebolan Future Lab tersebut.
Memang tak bisa dipungkiri, pemain jebolan akademi atau tim muda Persebaya tidak sedikit yang sukses menjadi andalan di tim Liga Indonesia, bahkan hingga menembus luar negeri, seperti Marselino Ferdinan.
Namun, Lino, demikian sapaan akrab Marselino, juga tidak secara instan langsung bermain di abroad. Ia juga ditempa dulu dalam beberapa musim di tim utama Persebaya.
"Ini kisahnya agak lucu. Jadi waktu itu pasca pandemi Covid-19, kondisi tim Persebaya serba kekurangan pemain (banyak pemain yang pulang ke daerah asalnya karena pandemi). Akhirnya kita mengumpulkan pemain yang ada dan juga dari akademi, salah satunya Marselino ini. Ia dan beberapa pemain muda lainnya ikut berlatih di tim utama dan terus berkembang hingga akhirnya menembus tim utama," tuturnya.
Jika Lino sedang meniti karier di Oxford United, Rachmat Irianto atau biasa disapa Rian, memilih kembali ke Persebaya setelah sukses meraih dua gelar Liga 1 dalam dua musim beruntun di Persib Bandung.
Candra menjelaskan bahwa kepulangan Rian bukan sekedar alasan sentimentil, tetapi memang kemampuannya dibutuhkan tim untuk musim ini.
"Mungkin Rian hatinya masih di Persebaya. Dia masuk tim utama tahun 2017 sebagai pemain termuda, lalu pindah ke Persib dan kini kembali ke Persebaya. Ini bukan sekadar alasan sentimentil, tetapi memang secara teknis bermain, Rian dibutuhkan di dalam skuad musim ini," jelasnya.
Lantas, apakah Persebaya akan mengorbitkan pemain muda di skuad inti musim ini? Candra menegaskan telah menyiapkan lima pemain, salah satunya Ichas Baihaqi.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
